Cerita Toyota Avanza yang Berjuang Saat Pilpres, Hingga Bangkit Ketika GIIAS 2019

Wisnu Andebar - Minggu, 11 Agustus 2019 | 14:10 WIB
Journalist Test Drive Toyota Avanza 2019
Toyota
Journalist Test Drive Toyota Avanza 2019

GridOto.com - Ketatnya persaingan di segmen low-MPV tahun ini hingga momen pemilihan presiden (Pilpres,) membuat Toyota Avanza harus berjuang menghadapi market yang sedang goyah pada saat itu.

"Itu kami berjuang di tengah kondisi yang nggak memungkinkan. Jadi paska Pilpres, market harusnya tumbuh," ujar Fransiscus Soerjopranoto selaku Executive General Manager PT Toyota Astra Motor (TAM) di kawasan Kemang, Jakarta Selatan beberapa waktu lalu.

Ia bercerita, paska Pilpres dirinya melihat momentum lebaran, dan benar Toyota Avanza booming pada penjualan 8.000 - 9.000 unit per bulan.

(Baca Juga: Ditanya Soal Persiapan Mobil Listrik, Begini Jawaban Toyota)

Kemudian paska lebaran, Suryo mengaku kembali kehilangan momentum, karena apa tujuan orang beli mobil?

Ia menilai, orang akan membeli mobil lagi saat akhir tahun untuk mengincar diskon paling besar.

"Tapi untung kami punya momen yang namanya GIIAS. GIIAS tahun ini (2019) animo cukup besar lebih dari tahun lalu, baru tiga hari saja makin ramai terus," tuturnya.

(Baca Juga: Menunggu Regulasi Kendaraan Listrik, Toyota: Ikuti Pemerintah dan Customer Supaya Bisa Jualan)

"Momentumnya bagus, tadinya kami sudah pesimis. Tapi kustomer bikin deal dan momentumnya pas saat Pilpres selesai, sehingga semuanya kembali kondusif," ungkapnya lagi.

Ia menambahkan, penjualan Avanza didominasi oleh tipe 1.3 G manual sekitar 20 hingga 30 persen.

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id

KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa