Begini Efeknya pada Mesin Kalau Timing Pengapian Terlalu Maju

Ryan Fasha - Selasa, 16 Juli 2019 | 18:00 WIB
Remap ECU dengan mengubah settingan pengapian
Ryan/gridoto.com
Remap ECU dengan mengubah settingan pengapian

GridOto.com - Berbicara soal proses pembakaran pada mesin pasti juga berhubungan dengan timing pengapian.

Timing pengapian yakni waktu yang sudah diatur oleh ECU untuk memercikan api busi untuk membakar campuran bahan bakar dan udara.

Timing pengapian bisa diubah dengan melakukan remap ECU.

Remap ECU akan setting timing pengapian berbeda dibanding bawaan pabrikan.

Nah, apa sih risikonya timing pengapian yang di-setting terlalu maju?

Timing pengapian sudah diatur oleh ECU
Topspeed.com
Timing pengapian sudah diatur oleh ECU

(Baca Juga: Waspada Sama Retakan di Busi Mobil, Bisa Bikin Mesin Brebet Lho)

"Untuk timing pengapian terlalu maju efeknya bisa membuat mobil ngelitik atau detonasi karena enggak sesuai dengan timing seharusnya," ucap Didi Ahadi yang menjabat sebagai Technical Service PT Toyota-Astra Motor (TAM).

Karena api busi meletik lebih cepat sebelum piston benar-benar melakukan kompresi.

Hal ini juga berhubungan bahan bakar yang digunakan.

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id

Editor : Dwi Wahyu R.

KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa