Apa Saja Yang Harus Diperhatikan Saat Melakukan Engine Swap?

Taufan Rizaldy Putra - Rabu, 3 Juli 2019 | 09:00 WIB
Mesin B18 dicangkokkan ke dalam Honda Civic Estilo,
Taufan Rizaldy/GridOto.com
Mesin B18 dicangkokkan ke dalam Honda Civic Estilo,

GridOto.com - Jika Anda menginginkan mesin yang lebih modern atau bertenaga, engine swap bisa menjadi salah satu cara yang patut dipertimbangkan.

Engine swap merupakan proses mencangkokkan mesin dari mobil lain ke dalam mobil Anda.

Sebelum melakukan engine swap, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan.

Yang pertama tentu saja kesiapan dana sebelum melakukan proses tersebut.

"Biaya engine swap memang tidak murah, untuk jasanya saja berkisar di Rp 15-30 jutaan. Untuk harga mesinnya lebih beragam, ada yang belasan juta bahkan hingga ratusan juta," ujar Mashadi, Manager Bengkel Exclusive Auto Garage di Tebet, Jakarta Selatan.

Di luar jasa dan mesinnya sendiri, Anda perlu menyiapkan dana lebih jika ada hal-hal yang harus dibeli atau dibuat sendiri dalam proses engine swap tersebut.

Mesin JZ yang akan dimasukkan ke dalam Nissan Cefiro.
Taufan Rizaldy/GridOto.com
Mesin JZ yang akan dimasukkan ke dalam Nissan Cefiro.

(Baca Juga: Toyota Corona Absolute Kece, Engine Swap Bikin Performanya Gahar!)

Yang kedua adalah pilihan mesin yang hendak dicangkokkan ke dalam ruang mesin mobil Anda.

"Untuk memilih mesin harus tahu dulu tujuan awalnya apa. Sekadar meremajakan dengan mesin yang lebih muda, atau butuh tenaga yang lebih besar? Lalu dilihat mesinnya cukup atau tidak ke dalam ruang mesin mobilnya," ungkap pria penghobi drifting ini.

Setelah pilihan mesin sudah ditentukkan fokus ubahan baru ditujukan ke mounting mesin dan transmisi, pilihan girboks, ECU, dan kopelnya apabila mobil tersebut RWD (rear wheel drive) atau AWD (all wheel drive).

Editor : Dwi Wahyu R.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X