Aki Motor Bekas Mudah Panas? Jangan Panik! Mari Cari Tahu Penyebabnya

Rudy Hansend - Kamis, 30 Mei 2019 | 12:12 WIB
Ilustrasi Aki motor
Dok.MotorPlus
Ilustrasi Aki motor




GridOto.com  Pemilik motor bekas panik karena  aki di motornya panas? Setelah itu, ketika ngerem mendadak, mesin motor ikut mati mendadak. Nah, lho, kok bisa yaa...?

Jangan panik, karena ada proses kimiawi pengisian dan pengosongan arus, yang salah satunya dampaknya bisa menimbulkan panas.

Jika panasnya berlebihan bahkan kadang terlalu parah sehingga membuat aki menjadi bengkak, kondisi itu mengindikasikan pengisian tidak normal, tepatnya terjadi overcharge atau tegangan yang masuk melebihi kapasitas.

Hal ini bisa terjadi karena rectifier atau kiprok sudah rusak, sehingga tegangan standar yang mestinya diatur maksimal di kisaran 14,3 volt terlewati.

(Baca Juga: Lakukan Ini Agar Aki Motor Tidak Soak Saat Ditinggal Mudik Lebaran)

Kalau sudah demikian,  cek sistem pengisian jika hal itu terjadi.

Kalau ngerem mendadak mesin mati, jelas nggak ada hubungan dengan aki panas, biasanya karena setelan stasioner terlalu rendah.

Jadi ketika menarik rem, secara otomatis gas juga ditutup, karena putaran mesin turun terlalu drastis maka jadi mati.

Silakan setel stasioner sesuai patokan standar, yakni di kisaran 1.400-1.700 rpm, jangan kurang dari itu.

Selain mudah mati, jika terlalu rendah sirkulasi oli di putaran rendah juga jadi tidak maksima

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id

KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa