Bussan Auto Finance Masuk ke Penjualan Mobil, Mobil Pabrikan Mana yang Menjadi Prioritas?

Rizky Septian - Selasa, 3 April 2018 | 14:30 WIB
Lynn Ramli (CEO BAF) dan Armando Lung (Direktur Pemasaran BAF) saat menjawab pertanyaan wartawan
Rizky
Lynn Ramli (CEO BAF) dan Armando Lung (Direktur Pemasaran BAF) saat menjawab pertanyaan wartawan

GridOto.com - Perluas jaringannya, Bussan Auto Finance (BAF) rambah segmen pembiayaan mobil.

Perusahaan multifinance yang fokus utamanya adalah sepeda motor Yamaha ini, tepatnya pada September 2017 lalu, mulai menyalurkan pembiayaannya untuk mobil baru.

Lynn Romli, CEO BAF, mengaku belum secara masif menggaungkan program barunya tersebut.

Namun, ia mengatakan bahwa hasilnya hingga saat ini cukup memuaskan.

(BACA JUGA: Laporan Langsung Bangkok Motor Show 2018: Isuzu D-Max X-Series, American Style Banget Sob!)

"September 2017 kami lakukan soft launching pembiayaan untuk mobil baru. Memang, kami belum gembar-gembor soal ini. Namun, hingga kini hasilnya cukup lumayan," kata Lynn pada peluncuran logo baru BAF di Rasuna Said, Jakarta Selatan (3/4/2018).

Lynn Ramli (CEO BAF) dan Armando Lung (Direktur Pemasaran BAF) saat luncurkan logo baru BAF
Rizky
Lynn Ramli (CEO BAF) dan Armando Lung (Direktur Pemasaran BAF) saat luncurkan logo baru BAF


"Segmentasi utama sebesar 90% tetap pada sepeda motor baru Yamaha. Sementara itu, 10%-nya kami bagi untuk mobil baru, produk elektronik, alat rumah tangga, alat pertanian dan dana syariah," lanjutnya.

Berjalan selama 6 bulan, BAF menempuh jalur konvensional dalam menyalurkan pembiayaannya, yakni via diler dan e-commerce.

Segmen mobil penumpang dan Low Cost Green Car (LCGC) asal pabrikan Jepang menjadi prioritas program barunya ini.

(BACA JUGA: Jelang MotoGP Argentina, Ini Kegiatan Maverick Vinales)

"Kami masuk ke diler-diler dan e-commerce. Pangsa pasar terbesar berada di segmen passenger car dan LCGC," terang Lynn.

"Karena kami perusahaan pembiayaan Jepang, kami berusaha masuk terlebih dahulu ke pembiayaan mobil pabrikan Jepang," lanjutnya.

Editor : Niko Fiandri

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X