Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Motor Fairing Sering Disebut Ninja, Padahal Jenis Fairing Motor Ada Banyak Lho!

Ditta Aditya Pratama - Senin, 26 Februari 2018 | 16:29 WIB
Kawasaki Ninja ZX-10R Anniversary 30th
Kawasaki
Kawasaki Ninja ZX-10R Anniversary 30th

4. Belly Pan Fairing

Belly pan fairing biasanya cuma disebut shroud sama undercowl aja
Ducati ms
Belly pan fairing biasanya cuma disebut shroud sama undercowl aja

Biasanya lebih dikenal sebagai shroud dan undercowl, ternyata itungannya fairing juga lho!

Desain fairing satu ini tidak jauh berbeda dengan quarter fairing.

Hanya saja terdapat penambahan pada bagian bawah widscreen yang berfungsi sebagai pengalir udara ke bagian mesin.

Jenis juga sebenarnya sering ditemui di motor-motor Indonesia.

Contohnya di Yamaha V-Ixion R atau pada Suzuki GSX-S150

(BACA JUGA: Penasaran dengan Motor Terberat di Dunia? Sadis Nih, Pakai Mesin Copotan Tank!)

5. Dustbin Fairing

Dustbin fairing
classicdriver.com
Dustbin fairing

Mungkin ini jenis fairing yang paling tidak lazim.

Bentuk fairing yang satu ini lebih mirip moncong pesawat terbang.

Wajar saja sebab fairing ini memang sudah tidak digunakan di masa sekarang.

Soalnya dengan fairing seperti ini sudut stang untuk berbelok jadi terlalu sedikit.

Fairing model ini dapat ditemukan di motor-motor balapan lawas.

(BACA JUGA: Mau Tahu Komentar Menteri-Menteri Jokowi Setelah Jajal Langsung Mobil Listrik Mitsubishi Outlander PHEV?)

Jadi makin paham kan kalau fairing motor itu ada banyak jenisnya.

Bahkan motor yang cuma pakai kedok lampu atau shroud saja sudah sah tuh dibilang motor fairing.

Share ke temen kamu yang belum tahu deh jenis-jenis fairing motor ini!

 

Sebagian bikers pasti ada yang senang bereksperimen untuk perawatan motor, seperti mencoba pakai oli mesin mobil. Dijelaskan Totok Subagyo, Brand Small Engine Oil Manager PT Pertamina Lubricants, sebenarnya tidak ada larangan menggunakan oli mesin mobil untuk motor. Mesin motor dibedakan dari sistem kopling, kalau di motor matik kopling kering, sedangkan manual, kopling basah atau terendam oli. Jadi oli mesin mobil boleh digunakan di motor, asalkan spesifikasinya sesuai dengan kebutuhan mesin. Misalkan spesifikasi SAE pada oli motor matik dan mobil sama-sama 10W-40, berarti itu bisa digunakan. Udah paham kan mas bro? Yuk kunjungi GridOto.com (klik link di bio) #oli #olimesin #olimobil #olimotor #gridoto #kompasgramedia #otomotif #duniaotomotif #otomania #motorplus #motorplusonline #jip #otomotifweekly #kompasotomotif #gridnetwork

A post shared by GridOto (@gridoto) on

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa