Petaka Main Padel Sore-sore, Pemilik Mitsubishi Xpander Syok Lihat Kaca Pintu Tengah Sisi Kanan

Irsyaad W - Rabu, 8 Juli 2026 | 10:00 WIB

Kaca pintu tengah sisi kanan Mitsubishi Xpander dibobol maling saat ditinggal pemiliknya main padel di BCBD Summarecon Bekasi

GridOto.com - Petaka dialami MN (35), pemilik Mitsubishi Xpander saat main padel sore-sore di kawasan BCBC Summarecon Bekasi, (4/7/26).

Setelah selesai dan kembali ke mobil, Ia dan adiknya syok melihat kaca pintu tengah sisi kanan Xpander miliknya.

Lantaran sudah pecah dan serpihannya berserakan di dalam kabin.

Dalam keteranganya, MN mengatakan, saat itu dirinya bersama sang adik baru selesai bermain padel dan berencana beristirahat sambil ngopi di Cafe Simetri.

Mereka tiba sekitar pukul 15:30-16:00 WIB ketika kawasan tersebut sedang ramai pengunjung karena akhir pekan dan musim liburan sekolah.

Namun, seluruh area parkir di depan yang dituju sudah penuh.

Akhirnya mereka memarkir Xpander itu di depan de'Leuit Bekasi, yang lokasinya hanya beberapa langkah dari tujuan.

"Parkirnya di depan de'Leuit Bekasi, enggak jauh dari Cafe Simetri. Setelah itu kami langsung ngopi sekitar satu jam," papar MN, (6/7/26) disitat dari Kompas.com.

Sekitar pukul 17:00 WIB, keduanya kembali menuju mobil karena memiliki agenda lain.

Dari kejauhan MN melihat kaca jendela tengah sisi kanan tampak terbuka.

Baca Juga: Mitsubishi Xpander Wartawan Kompas.com Digagahi Maling, Laptop Sampai ID Pers Berubah Jadi Serpihan Kaca

Dok. Istimewa/Kompas.com
Pecahan kaca pintu tengah sisi kanan Mitsubishi Xpander yang dibobol maling berserakan di kabin

Awalnya ia mengira kaca tersebut belum tertutup rapat.

"Saya sempat tanya ke adik saya, karena dia yang terakhir mengunci mobil. Dia bilang sudah ditutup. Pas saya dekati, ternyata kacanya sudah pecah," ujarnya.

Setelah memastikan kondisi mobil, MN langsung memeriksa barang-barang di dalam kabin.

Ternyata satu tas ransel yang berada di bangku baris kedua sisi kanan sudah hilang.

Di dalam tas tersebut terdapat sebuah laptop beserta sejumlah dokumen pekerjaan dan dokumen pribadi.

"Satu tas ransel yang berisi laptop dan berkas-berkas penting sudah enggak ada. Handphone, dompet, dan uang aman karena kami bawa," terangnya.

MN mengatakan, tas tersebut memang diletakkan di bangku baris kedua dekat kaca yang dipecahkan pelaku.

Meski kaca mobil menggunakan film standar bawaan pabrikan dengan tingkat kegelapan sekitar 60 persen, barang di dalam kabin diduga masih bisa terlihat dari luar.

Menariknya, posisi mobil tidak sedang terparkir sendirian.

Di sisi kiri dan kanan juga terdapat kendaraan lain, sementara kondisi kawasan masih ramai pengunjung.

Baca Juga: Petaka Jajan Seblak, Uang Tunai Rp 300 Juta di Kabin Toyota Fortuner Berubah Jadi Serpihan Kaca

Dok. Joe Python
Polisi olah TKP dalam kasus maling pecah kaca mobil yang dialami Mitsubishi Xpander saat ditinggal main padel di BCBD Summarecon Bekasi

Menurut MN, kaca pecah seluruhnya dengan pola retakan halus.

Ia menduga pelaku tidak menggunakan benda keras seperti busi, melainkan alat lain yang mampu menghancurkan kaca dengan cepat.

Usai kejadian, MN bersama petugas keamanan kawasan langsung melakukan pengecekan di lokasi sebelum membuat laporan ke kepolisian.

Ia kemudian didampingi kepala regu keamanan Summarecon menuju Polres Metro Bekasi untuk membuat laporan.

Setelah itu polisi kembali ke lokasi sekitar pukul 20.30 WIB guna melakukan olah TKP.

MN mengatakan, area tempat mobil diparkir bukan merupakan parkir berbayar dan tidak dijaga juru parkir.
Pengawasan hanya dilakukan oleh petugas keamanan kawasan yang berjaga di beberapa titik.

Di sekitar lokasi sebenarnya terdapat beberapa kamera pengawas.

Salah satunya berada di gedung yang berhadapan langsung dengan posisi mobil korban.

"Polisi sudah koordinasi untuk CCTV, tapi harus melalui SOP pengelola gedung. Informasinya prosesnya sekitar tiga sampai lima hari kerja," terangnya

MN mengaku hingga kini masih menunggu perkembangan penyelidikan dari pihak kepolisian.

"Saya memang lengah karena merasa cuma sebentar dan sudah sering parkir di sana tanpa masalah. Mudah-mudahan ini bisa jadi pelajaran supaya orang lain lebih waspada," ujar MN.

YANG LAINNYA