Transjabodetabek Diusulkan Naik Jadi Rp 10.000, Bogor Sampai Depok Diminta Patungan Subsidi

Ferdian - Senin, 6 Juli 2026 | 19:00 WIB

Ilustrasi bus Transjabodetabek

Selain menyoroti tarif Transjabodetabek, MTZ juga menilai usulan tarif TransJakarta dalam wilayah Jakarta menjadi Rp 5.000 masih dapat diterima, terutama karena Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) juga mengusulkan paket langganan senilai Rp 200.000 per bulan.

Namun, ia mengingatkan bahwa kebijakan tersebut tetap merupakan kenaikan tarif, bukan sekadar penyederhanaan tarif seperti yang disampaikan DTKJ.

Ia juga meminta pemerintah menyiapkan skema khusus bagi pekerja atau masyarakat yang tidak menggunakan TransJakarta secara rutin sehingga tidak bisa memanfaatkan paket langganan bulanan.

Sebelumnya, Ketua DTKJ periode 2026-2029, Sugihardjo mengusulkan penyederhanaan tarif angkutan umum terintegrasi menjadi dua kelompok, yakni Rp 5.000 untuk layanan TransJakarta di dalam wilayah Jakarta dan Rp 10.000 untuk layanan Transjabodetabek.

DTKJ menilai penyederhanaan tarif akan memudahkan masyarakat serta mendukung integrasi layanan transportasi publik.

“Nah sekarang yang diusulkan DTKJ tarifnya itu disederhanakan menjadi hanya dua kelompok. Tarif di dalam wilayah kota Jakarta dengan TransJakarta," kata Sugihardjo di Gedung Balai Kota Jakarta, Jumat (3/7/2026).

YANG LAINNYA