GridOto.com - Selain mengunjungi laboratorium pengujian kebisingan, vibrasi dan kekerasan dari suara yakni Noise, Vobration, Harsness (NVH), GridOto.com juga menyambangi laboratorium crash test.
Yup, laboratorium crash test ini adalah tempat untuk melakukan pengujian mobil yang dirakit di perusahaan otomotif besar China SAIC-GM-Wuling (SGMW).
Semua mobil Wuling yang beredar sudah pasti melalui pengujian crash test ini dan standarisasi dari laboratorium ini sudah memenuhi standar EURO NCAP (European New Car Assessment Programme).
Seperti yang kita ketahu, sistem ini memberikan peringkat nol hingga lima bintang berdasarkan uji tabrak, keselamatan penumpang, perlindungan anak, sampai sistem pengereman.
Crash test menggunakan boneka yang setidaknya sudah diberi 40-120 sensor diseluruh badan.
Baca Juga: Pamerkan Mobil Terbaru, Ini Cara Wuling Ajak Perempuan Mengenal EV
Ada juga 3 sensor khusus yang ditempatkan dikepala untuk mendeteksi kemungkinan cedera pada kepala.
Model boneka ini menyerupai manusia dengan tinggi badan yang berbeda-beda dan menggunakan pakaian untuk mensimulasikan manusia sesungguhnya.
Oh iya, ada boneka yang menyerupai anak bayi yang berada di kursi untuk mengetahui seberapa baik perlindungan terhadap anak.
Boneka ini bisa dipakai 8-10 kali, jika ada bagian yang rusak maka harus diganti dengan yang baru.
Harga dari boneka ini juga sangatlah mahal yakni sekitar Rp 1,6-3,5 miliar dan ditempatkan di ruang yang memiliki suhu yang sejuk untuk menjaga sensor-sensor tetap aman.
Baca Juga: Wuling Aira EV Siap Dijual di Indonesia, Bagaimana Nasib Air EV?
Saat melakukan crash test, mobil dilakukan uji tabrak depan, tabrak samping, pole test atau benturan tiang, Whiplash Test untuk menguji dampak benturan dari arah belakang.
Mobil dilakukan uji tabrak pada kecepatan 60 km/jam sampai kecepatan 120 km/jam sebanyak 20 kali pengujian.
Selain itu, ada pengujian sebagian mencakup kinerja seat belt dan airbag.
Boneka dummy ditempatkan di kursi dan dilontarkan dengan alat khusus sampai kecepatan 90 km/jam dan berhenti seketika.
Disini bisa dilihat kinerja seatbelt dan airbag apakah bisa melindungi tubuh dengan baik.
Namun sayang sekali, pihak SGMW China tidak memberikan izin untuk mengambil gambar dan foto apapun sehingga tidak bisa terdokumentasikan.