Boneka ini bisa dipakai 8-10 kali, jika ada bagian yang rusak maka harus diganti dengan yang baru.
Harga dari boneka ini juga sangatlah mahal yakni sekitar Rp 1,6-3,5 miliar dan ditempatkan di ruang yang memiliki suhu yang sejuk untuk menjaga sensor-sensor tetap aman.
Baca Juga: Wuling Aira EV Siap Dijual di Indonesia, Bagaimana Nasib Air EV?
Saat melakukan crash test, mobil dilakukan uji tabrak depan, tabrak samping, pole test atau benturan tiang, Whiplash Test untuk menguji dampak benturan dari arah belakang.
Mobil dilakukan uji tabrak pada kecepatan 60 km/jam sampai kecepatan 120 km/jam sebanyak 20 kali pengujian.
Selain itu, ada pengujian sebagian mencakup kinerja seat belt dan airbag.
Boneka dummy ditempatkan di kursi dan dilontarkan dengan alat khusus sampai kecepatan 90 km/jam dan berhenti seketika.
Disini bisa dilihat kinerja seatbelt dan airbag apakah bisa melindungi tubuh dengan baik.
Namun sayang sekali, pihak SGMW China tidak memberikan izin untuk mengambil gambar dan foto apapun sehingga tidak bisa terdokumentasikan.