Heboh Pemotor Ngaku TNI Gertak Pejalan Kaki di Depok, Pas Diciduk Ternyata Cuma Mas-mas Ini!

Ferdian - Minggu, 5 Juli 2026 | 19:00 WIB

Pemotor ngaku-ngaku anggota TNI terobos trotoar di Depok

GridOto.com - Viral di media sosial aksi seorang pengendara motor yang nekat menerobos trotoar dan ngaku-ngaku prajurit TNI.

Peristiwa yang sempat terjadi tepatnya di Jalan Kartini, Depok, Jawa Barat pada Jumat (3/7/2026).

Insiden ini mencuat setelah rekaman adu mulut antara Syaiful dan seorang pejalan kaki wanita bernama Cae tersebar luas di jagat maya.

Kronologi bermula ketika Cae secara berani menghadang Syaiful yang berkendara melawan arah di atas jalur pejalan kaki.

Cae menegaskan bahwa trotoar sepenuhnya merupakan hak pejalan kaki dan bukan area untuk dilewati kendaraan bermotor.

"Saat sampai di depan aku, aku adang lalu aku tegur," kata Cae melansir Kompas.com.

Bukannya sadar dan turun ke jalan, Syaiful justru mencoba mengintimidasi dengan mengaku-ngaku sebagai tentara.

"Saya ini tentara, Mbak," ujar Syaiful dalam video yang beredar.

Baca Juga: Anggota TNI Hendak Pelatihan di Cijantung Kelimpungan, Motor Sewaan Nyaris Berubah Jadi Uang Rp 2,5 Juta

Gertakan tersebut tidak membuat Cae gentar.

Dengan tegas, ia menyatakan bahwa status pekerjaan seseorang tidak bisa menjadi pembenaran untuk melanggar hukum dan merenggut hak pejalan kaki.

"Saya enggak peduli Anda anggota atau bukan. Saya mau pergi lewat sini. Saya mau ke gereja. Jangan bikin saya emosi. Kalau ada tindakan yang tidak benar, kita seharusnya tidak mengikuti," balas Cae.

Syaiful sempat berkilah dan membela diri dengan alasan bahwa banyak pemotor lain yang melakukan hal serupa, ditambah lokasi rumahnya yang memang sudah dekat dari titik tersebut.

Adu argumen itu akhirnya selesai setelah Cae memilih untuk mengalah dan beranjak pergi.

(Tangkapan layar video)/Kompas.com
Pernyataan pemotor yangsempat ngaku-ngaku anggota TNi ternyata seorang karyawan marketing

Begitu rekaman tersebut menuai kecaman luas dari netizen, Syaiful segera membuat video klarifikasi pada Sabtu (4/7/2026) dengan dikawal oleh dua personel TNI Angkatan Darat.

Dalam pernyataannya, ia mengakui kebohongannya dan menegaskan statusnya yang hanya warga sipil biasa.

"Saya Syaiful Anwar, pekerja marketing ingin mengklarifikasi bahwa saya bukan anggota TNI, tetapi saya adalah warga biasa," kata Syaiful.

Baca Juga: Anggota TNI Jadi Sasaran Tikam Kang Parkir di Kendari, Dishub Angkat Bicara

Ia pun menyampaikan penyesalan mendalam karena telah mencoreng nama baik lembaga militer tanah air, sekaligus meminta maaf kepada pejalan kaki yang haknya telah ia langgar.

"Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada institusi TNI dan seluruh anggota TNI di Indonesia karena telah mencemarkan nama baik institusi TNI," ujarnya.

Merespons gaduh tersebut, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Brigjen Muhammad Nas menyayangkan tindakan tidak terpuji Syaiful yang berisiko merusak citra TNI.

Ia menegaskan bahwa pelanggaran tersebut harus ditindaklanjuti secara hukum oleh pihak kepolisian.

"Kami harapkan penegak hukum menegakkan aturan dan sanksi bagi pelanggar," kata Nas.

YANG LAINNYA