Pasar Mobil Bekas Diyakini Lampaui Mobil Baru, AMBI Kejar Data Transaksi yang Akurat

M. Adam Samudra - Minggu, 5 Juli 2026 | 09:00 WIB

Pasar mobil bekas di Indonesia dinilai memiliki potensi yang lebih besar dibandingkan pasar mobil baru.

GridOto.com - Pasar mobil bekas di Indonesia dinilai memiliki potensi yang lebih besar dibandingkan pasar mobil baru.

Sayangnya, hingga saat ini belum tersedia data transaksi yang benar-benar mampu menggambarkan besarnya pasar tersebut secara menyeluruh.

Hal inilah yang menjadi salah satu fokus utama Asosiasi Mobil Bekas Indonesia (AMBI) di bawah kepengurusan baru.

Sekretaris Jenderal AMBI, Ricky Prawiro, mengatakan pihaknya akan mulai membangun sistem pendataan transaksi mobil bekas dari seluruh anggota asosiasi.

Tujuannya agar pelaku industri, perusahaan pembiayaan, hingga pemerintah memiliki acuan yang lebih akurat dalam melihat perkembangan bisnis mobil bekas di Indonesia.

"Sebenarnya penjualannya saya yakin lebih besar daripada mobil baru. Cuma data real-nya itu yang susah didapat. Itu yang menjadi tujuan kami di DPP, bagaimana mendapatkan data penjualan yang benar-benar akurat," ujar Ricky di sela Musyawarah Nasional (Munas) II AMBI di Jakarta.

Menurutnya, selama ini belum ada basis data yang mampu menggambarkan kondisi pasar mobil bekas secara menyeluruh, padahal industri tersebut terus berkembang dan melibatkan ratusan showroom di berbagai daerah.

Saat ini AMBI telah memiliki sekitar 249 showroom anggota yang tersebar di 21 Dewan Pimpinan Daerah (DPD).

Istimewa
Pilihan mobil bekas

Selain membangun sistem pendataan, AMBI juga ingin memperkuat ekosistem bisnis mobil bekas melalui kolaborasi antarshowroom dan perusahaan pembiayaan.

Baca Juga: Sekjen AMBI Soroti Pesatnya Teknologi, Pembeli Mobil Listrik Bekas Diminta Lebih Cermat

YANG LAINNYA