Kendaraan yang disebut digunakan dalam aksi tersebut adalah Yamaha X-Ride berwarna hitam dan Yamaha Fino berwarna biru tua.
"Mereka langsung mencegat dan memberhentikan paksa motor korban.
Salah satu pelaku kemudian turun dan langsung mengeluarkan sebilah senjata tajam jenis badik dari pinggangnya, lalu mengarahkannya ke perut korban dan sepupunya untuk memberikan ancaman secara langsung," jelasnya.
Dalam kondisi terancam, korban disebut dipaksa menyerahkan barang-barang berharganya.
Polisi menyebut pelaku kemudian mengambil tas selempang berwarna abu-abu hitam merek Starcross yang dikenakan korban.
Tas tersebut berisi uang tunai, kacamata, dan masker.
Setelah membawa barang milik korban, para pelaku langsung meninggalkan lokasi kejadian.
Baca Juga: Masih Rezeki, Polisi Rebut Honda BeAT Ojek Online Dari Tangan Begal Hanya Dalam Waktu Singkat
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian materiil sekitar Rp1.050.000 dan kemudian melaporkan peristiwa itu ke Polresta Kendari.
Hasil penyelidikan sementara mengungkap bahwa para pelaku diduga memiliki pembagian peran saat menjalankan aksinya.
“Modus dari pelaku adalah mengadang motor korban lalu meminta sejumlah uang, barang berharga dengan menodongkan senjata tajam ke korban, ada pelaku lain yang ikut memantau dari jauh untuk mengamati situasi sekitar saat ini tengah kami kejar,” jelasnya.
Selain dua remaja yang telah diamankan, polisi menyatakan masih memburu terduga pelaku lain yang diduga berperan mengawasi situasi di sekitar lokasi kejadian.
Penyidik Polresta Kendari juga masih mengembangkan kasus tersebut untuk mendalami kemungkinan keterlibatan pelaku lain maupun dugaan aksi serupa di lokasi berbeda.