BMW X5 Terbaru Tampil Lebih Futuristik, Sebanyak Ini Pilihan Mesinnya

Naufal Nur Aziz Effendi - Kamis, 2 Juli 2026 | 17:30 WIB

penampakan BMW X5 model 2027 terbaru

GridOto.comBMW X5 generasi kelima baru saja hadir dengan bahasa desain Neue Klasse terkini, serta menawarkan lima pilihan sistem mesin atau powertrain yang berbeda.

Sedikit ke belakang, saat pertama kali diluncurkan pada 1999, BMW X5 mencuri perhatian berkat kombinasi kelincahan sedan sport dengan kabin luas dan posisi berkendara khas SUV.

Namun, X5 generasi kelima menjadi lompatan terbesar sejak model pertamanya, dengan desain Neue Klasse yang lebih tegas serta pilihan mesin beragam.

Mulai dari mesin bensin, plug-in hybrid (PHEV), listrik murni (iX5), mesin V8 berperforma tinggi, hingga versi hidrogen yang akan hadir di masa mendatang.

Mulai dari tampilan, BMW X5 terbaru terlihat tampil lebih futuristik, sangat berbeda dibanding para pendahulunya.

BMW iX3 2027 yang diperkenalkan tahun lalu memang menjadi inspirasi utama dengan bahasa desain Neue Klasse, termasuk permukaan bodi yang bersih dan wajah depan bergaya visor.

Namun, BMW tidak sekadar memperbesar desain iX3. X5 yang diproduksi di Amerika Serikat ini memiliki identitas tersendiri.

Salah satunya melalui ikon lampu berbentuk double X yang menggabungkan fungsi lampu utama, lampu sein, dan daytime running light (DRL) dalam satu elemen.

Di bagian samping, terdapat pegangan pintu model baru yang menyatu dengan pilar bodi, karet jendela tersembunyi, serta fender roda lebih tegas dan terlihat seperti dipotong presisi.

BMW
tampak belakang BMW X5 model 2027

Baca Juga: BMW Indonesia Luncurkan 3 Mobil Baru, Ada Model Paling Bertenaga Dalam Sejarah BMW M

Beralih ke belakang, lampu belakang dibuat tipis namun membentang lebar, mengusung tema double X yang selaras dengan desain lampu depan.

Secara keseluruhan, bentuknya tetap mudah dikenali sebagai BMW X5, tetapi kini tampil lebih tajam, lebih sporty, lebih menyerupai mobil penumpang, dan jauh lebih modern.

Desain ini diperkirakan akan menjadi pesaing serius bagi Mercedes-Benz GLE model 2027 yang baru diperbarui, namun dianggap kurang menarik dari sisi desain.

Di area kaki-kaki, BMW X5 menggunakan pelek 21 inci sebagai standar dan dapat dipasangi pelek hingga 23 inci langsung dari pabrikan tanpa perlu modifikasi aftermarket.

Suspensi dengan peredam adaptif menjadi perlengkapan standar, sementara suspensi udara tersedia sebagai opsi tambahan.

Masuk ke dalam kabin, BMW menghadirkan kombinasi material premium dan teknologi canggih yang memanjakan pengemudi maupun penumpang.

Salah satunya adalah trim batu tulis asli pada konsol tengah yang menjadi bagian dari paket opsional Clear and Bold, dipadukan elemen kaca pada tuas transmisi dan pengatur volume audio.

Lampu ambient yang menyala mengelilingi kabin dari satu pintu ke pintu lainnya, sementara seluruh varian X5 dibekali atap kaca panoramik berukuran sekitar 2,6 meter persegi.

Setir dengan desain palang vertikal yang sebelumnya menuai kontroversi pada iX3 kini menjadi perlengkapan standar, termasuk pada varian M Sport.

BMW
kabin BMW X5 model 2027

Baca Juga: BMW Bawa M2 Naik Kelas di 2026, Hadir Pakai AWD dan Tenaga Lebih Galak

Semua varian X5 juga sudah dilengkapi pintu soft-close, tetapi fitur pintu yang dapat menutup secara otomatis sepenuhnya masih menjadi opsi tambahan.

Untuk sistem digital, BMW mempertahankan teknologi BMW Panoramic iDrive yang sebelumnya telah diperkenalkan pada iX3 dan kemudian digunakan pada sedan i3 serta Seri 7 facelift.

Sistem ini terdiri dari layar sentuh tengah berukuran 17,9 inci, layar digital memanjang dari pilar ke pilar di dasar kaca depan, serta head-up display 3D.

Sebagai opsi, tersedia pula layar 14,6 inci untuk penumpang depan yang memungkinkan menikmati film selama perjalanan.

Meski tampil dengan desain Neue Klasse, baik BMW X5 maupun iX5 ternyata tidak menggunakan platform sama seperti iX3 dan i3.

BMW
interface panel instrumen utama BMW X5 terbaru

Keduanya masih memakai versi terbaru dari platform CLAR yang sebelumnya digunakan pada X5 generasi lama.

Untuk varian bermesin pembakaran internal (ICE), tersedia X5 40 penggerak roda belakang serta X5 xDrive 40 berpenggerak semua roda.

Keduanya mengandalkan mesin enam silinder segaris 3.0 liter turbo yang menghasilkan tenaga 394 dk dan torsi 580 Nm, dibantu sistem mild hybrid 48 volt.

Tenaganya meningkat 19 dk dibanding model tahun sebelumnya, sementara torsinya bertambah 61 Nm. Membuat akselerasi 0–97 km/jam membaik menjadi 5,1 detik.

Baca Juga: Cuma 115 Unit di Dunia, BMW Luncurkan M1000 RR Edisi Langka Seharga Rp 1 M

Bagi yang menginginkan versi plug-in hybrid, tersedia X5 50e AWD.

Model ini menggabungkan mesin enam silinder segaris yang sama dengan motor listrik bertenaga 194 dk, menghasilkan tenaga gabungan 483 dk dan torsi 700 Nm.

Akselerasi 0–97 km/jam beres di angka 4,6 detik, tetapi jarak tempuh dalam mode listrik meningkat dari 63 km menjadi 71 km, berkat baterai yang naik dari 19,2 kWh menjadi 26,5 kWh.

Sorotan utamanya adalah kehadiran BMW iX5 untuk pertama kalinya, SUV listrik murni pertama BMW yang menggunakan nama X5.

Secara tampilan, iX5 hampir identik dengan X5 bermesin ICE, hanya saja tidak memiliki lubang udara di antara gril ginjal ganda (dual kidney grille) dan pelat nomor.

BMW
detail tampilan BMW iX5

BMW iX5 60 AWD mengandalkan dua motor listrik menghasilkan tenaga gabungan 570 dk dan torsi 804 Nm, mampu berakselerasi dari0–97 km/jam dalam 4,4 detik.

Namun, daya tarik utamanya bukan hanya soal performa, melainkan jarak tempuhnya yang sangat impresif.

BMW memperkirakan iX5 mampu menempuh hingga 700 km berdasarkan standar EPA, berkat baterai berkapasitas besar 144 kWh.

Namun, memiliki konsekuensi di mana bobot kendaraan diperkirakan juga cukup besar, yakni lebih dari 2.720 kg.

Baca Juga: Sedan Mewah Enggak Takut Krisis BBM, Iritnya Konsumsi Listrik BMW i7

Sistem kelistrikan 800 volt pada iX5 mendukung pengisian daya cepat DC hingga 460 kW. Dengan teknologi tersebut, baterai dapat diisi dari 10 persen hingga 80 persen hanya dalam 22 menit.

BMW juga mengklaim bahwa pengisian selama 10 menit sudah cukup untuk menambah jarak tempuh sekitar 274 km.

Selain itu, iX5 telah mendukung bidirectional charging, sehingga mobil ini dapat digunakan sebagai sumber listrik untuk rumah maupun mengisi daya mobil listrik lain saat dibutuhkan.

BMW
bagian belakang BMW iX5

Melansri dari Carscoops, di pasar Amerika Serikat BMW X5 40 dibanderol mulai 71.250 Dolar AS (Rp 1,2 miliar), sedangkan versi X5 40 AWD dijual mulai 73.550 Dolar AS (Rp 1,3 miliar).

Varian X5 50e xDrive dengan teknologi plug-in hybrid dipasarkan mulai 78.950 Dolar AS (Rp 1,4 miliar), sementara BMW iX5 60 AWD dibanderol mulai 81.250 Dolar AS (Rp 1,46 miliar).

Sebagai catatan, angka tersebut didapat saat kurs 1 Dolar AS = Rp 17.994 per 02 Juli 2026.

BMW akan lebih dulu meluncurkan X5 40 xDrive pada Oktober, disusul X5 40 penggerak roda belakang, X5 50e PHEV, dan iX5 pada awal 2027.

Setelah itu, BMW juga akan menambah jajaran X5 dengan varian M Performance bermesin V8 serta iX5 Hydrogen berbahan bakar sel hidrogen.

Varian tersebut diklaim mampu menempuh jarak hingga 750 km dalam sekali pengisian penuh bahan bakar hidrogen.

Dengan pilihan tersebut, BMW hampir memenuhi seluruh kebutuhan konsumen, mulai dari mesin bensin, plug-in hybrid, listrik murni, hingga hidrogen.

 

YANG LAINNYA