GridOto.com - Kita nostalgia sama Suzuki Grand Escudo XL-7 atau yang di pasar negara lain disebut Grand Escudo (Jepang), Grand Vitara XL-7 (Australia, Eropa, dan India) atau XL-7 (Amerika Serikat dan Chili).
XL-7 ini adalah versi 7-seater dari Vitara generasi kedua (FT).
Suzuki Grand Escudo XL-7 diluncurkan oleh PT Indomobil Niaga International di 12th Gaikindo Auto Expo 2003 yang berlangsung di Jakarta Convention Center, Jakarta Pusat.
Sekitar lima tahun setelah debut globalnya di Jepang.
Nah, Suzuki Grand Escudo XL-7 ini bodinya lebih panjang sekitar 45 cm dibanding Suzuki Escudo 2.0 (gen 2).
Baca Juga: Fitur Di Suzuki XL7 Ini Bisa Bantu Berkendara Di Jalan Lebih Aman
Bodi lebih panjang ini membuat Suzuki Grand Escudo XL-7 punya jok baris ketiga yang membuatnya bisa membawa total 7 penumpang.
Untuk mesin, Suzuki Grand Escudo XL-7 di Indonesia memakai kode H25A, yaitu V6 2.493 cc DOHC Multi Point Injection.
Mesin ini cuma untuk pasar Indonesia, di negara lain yang dipakai H27A alias V6 2.700 cc.
Mesin H25A ini mampu menghasilkan tenaga 159 dk/6.500 rpm dengan torsi maksimum 221 Nm/3.500 rpm.
Aplikasi mesin ini membuat Suzuki Grand Escudo XL-7 menjadi Suzuki paling bertenaga yang dijual resmi di Indonesia sampai saat ini.
Baca Juga: Fronx dan XL7 Bikin Suzuki Makin Kuat di Pasar HEV, Segini Penjualannya
Cuma ada konsekuensinya konsumsi bbm Suzuki Grand escudo XL-7 tergolong boros.
Untuk transmisi Suzuki Grand Escudo XL-7 di Indonesia tersedia manual 5-speed dan otomatis konvensional 4-speed.
Pada tahun 2003, Suzuki Grand Escudo XL-7 ini ditawarkan dua tipe saja dengan harga Rp 215.000.000 (M/T) dan Rp 227.500.000 (A/T).
Banderol ini membuat Suzuki Grand Escudo XL-7 menjadi produk termahal yang dipasarkan PT INI di Indonesia pada waktu itu.
Rival sesama SUV di rentang harga tersebut pada 2003 antara lain Chevrolet Blazer, Ford Escape, Mazda Tribute, dan Nissan Terrano.
Baca Juga: Update Harga Suzuki XL7 Maret 2026, Varian Hybrid Naik hingga Rp 5 Jutaan
Untuk suspensi Suzuki Grand Escudo XL-7 menggunakan McPherson strut & coil spring (depan) dan 5-link coil rigid axle (belakang).
Suspensi Suzuki Grand Escudo XL-7 tergolong empuk alias ayunan suspensinya lembut.
Pelek yang dipakai jenis alloy berdiameter 16 inci yang dibalut ban 235/60R16.
Suzuki Grand Escudo XL-7 sudah dibekali head unit 2DIN yang tak hanya mampu memutar kaset dan radio, tapi juga memainkan lagu dari piringan CD dan MP3.
Seluruh bangku dan setir berlapis kulit sedang beberapa trim pada dasbor dan pintu dilapisi panel kayu.
Baca Juga: 5 Kelebihan Suzuki XL7 Alpha Hybrid, Mobil Keluarga Paling Masuk Akal di Indonesia
Untuk fitur safety-nya Suzuki Grand Escudo XL-7 dibekali rem ABS plus EBD serta airbag dobel di bagian depan.
AC Suzuki Grand Escudo XL-7 sudah double blower serta dilengkapi segudang ruang penyimpanan di pintu, dasbor, konsol tengah sampai atap.
Selama masa hidupnya di Indonesia (3 tahun), Suzuki Grand Escudo XL-7 tidak pernah mengalami perubahan atau facelift.
Suzuki Grand Escudo XL-7 mengakhiri tugasnya di Indonesia pada 2006.