GridOto.com - Sejauh ini motor masih menjadi alat transportasi paling populer di Tanah Air.
Kepraktisan yang ditawarkan serta harga yang terjangku jadi sejumlah faktor kenapa motor menjadi pilihan utama bagi banyak orang.
Sayangnya, harus diakui juga bahwa motor kerap digunakan secara overload dengan ditumpangi penumpang secara berlebihan.
Tak sulit untuk menemukan pengendara yang mengangkut keluarganya secara utuh di jalanan, dengan anak kecil berada di bagian depan.
Jika bicara keselamatan, hal tersebut merupakan tindakan yang sangat berbahaya.
Oke Desiyanto, Instruktur Safety Riding Astra Motor Jateng, menyatakan sejumlah risiko yang berdampak fatal bagi sang buah hati.
Pertama, ketika motor mengalami benturan frontal atau pengendara melakukan pengereman mendadak, tubuh orang dewasa di belakang secara otomatis akan terdorong ke depan akibat gaya inersia.
"Jika anak diletakkan di depan, tubuh mungilnya akan terjepit hebat di antara kerasnya setang kemudi motor dan beratnya beban tubuh pengendara. Dalam kondisi ini, fungsi anak bergeser secara tragis menjadi bantalan benturan atau sesosok airbag hidup," terang Oke dalam keterangan resminya.
Kemudian, keberadaan anak di depan bisa mengganggu ruang gerak kemudi secara refleks.
Baca Juga: Jelang liburan Anak Sekolah, Toyota Avanza 2012-2013 Dijual Segini