Ini Daftar 10 Negara Paling Bergantung Pada Minyak Timur Tengah, Indonesia Aman?

Ferdian - Jumat, 19 Juni 2026 | 17:00 WIB

Ilustrasi SPBU Pertamina

GridOto.com - Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan harga BBM non-subsidi, khususnya Pertamax, bakal turun mengikuti tren pelemahan harga minyak mentah dunia.

Penurunan harga Pertamax ini merupakan respons positif meredanya tensi geopolitik di Timur Tengah usai Amerika Serikat (AS) dan Iran sepakat berdamai.

Juru Bicara Kementerian ESDM, Dwi Anggia, menegaskan bahwa penentuan harga jual BBM non-subsidi mutlak terikat pada pergerakan harga keekonomian pasar global.

Kalau pasar global turun, Pertamina maupun badan usaha swasta wajib melakukan penyesuaian harga jual ke masyarakat.

"Nah apakah (Pertamax) bisa turun? pasti. Ketika harga minyak dunia turun, sudah bisa dipastikan harga BBM non-subsidi juga akan turun," ujar Dwi Anggia di Kantor Bakom RI, Jakarta Pusat, Rabu (17/6/2026).

Seperti diketahui, ketergantungan terhadap minyak dari kawasan Timur Tengah masih menjadi faktor penting dalam peta energi global.

Meski sejumlah negara sudah mengurangi ketergantungan melalui diversifikasi sumber energi dan peningkatan produksi domestik, banyak negara, terutama di Asia dan Afrika, masih sangat bergantung pada pasokan energi dari kawasan tersebut.

Baca Juga: Bahlil Janji Murah, Segini Harga BBM Baru Yang Resmi Dijual Mulai 1 Juli 2026

Berdasarkan data IEA World Energy Statistics 2024 dan Kpler 2025, negara-negara diperingkat berdasarkan persentase konsumsi minyak domestik yang dipasok dari impor minyak Timur Tengah.

Data ini mencakup minyak mentah, gas alam cair (LNG), serta produk minyak olahan.

Melansir Tribunnews, wilayah Asia dan Afrika mendominasi daftar negara paling bergantung.

Negara-negara dengan cadangan energi domestik terbatas cenderung lebih rentan terhadap gejolak pasokan dan harga minyak global, terutama ketika ketegangan geopolitik meningkat di Timur Tengah.

Berikut ini daftar 10 negara dengan ketergantungan tertinggi:

Eritrea: 91 persen

Madagascar: 89 persen

Pakistan: 78 persen

Jepang: 77 persen

Kenya: 77 persen

Taiwan: 63 persen

Korea Selatan: 57 persen

Afrika Selatan: 54 persen

Tanzania: 53 persen

Namibia: 50 persen

Menariknya, Indonesia tidak masuk dalam daftar 10 hingga 20 negara dengan ketergantungan tertinggi terhadap minyak Timur Tengah.

Meski Indonesia masih mengimpor minyak untuk memenuhi kebutuhan energi nasional, sumber pasokannya lebih beragam dan tidak sepenuhnya bergantung pada Timur Tengah.

Indonesia juga mendapatkan suplai dari kawasan Asia Pasifik, Afrika, hingga Amerika Latin.

Namun demikian, Indonesia tetap rentan terhadap fluktuasi harga minyak global.

Kenaikan harga minyak akibat konflik geopolitik di Timur Tengah dapat berdampak langsung pada biaya impor energi, subsidi bahan bakar, serta inflasi domestik.

YANG LAINNYA