Mobil ini mengusung sistem SERES Super Hybrid yang menggabungkan efisiensi kendaraan listrik dengan fleksibilitas teknologi plug-in hybrid.
Berdasarkan spesifikasi global, DFSK E5 PLUS memiliki kapasitas baterai maksimum 25,3 kWh dengan kemampuan melaju menggunakan tenaga listrik murni hingga 135 km berdasarkan pengujian WLTP.
Sementara untuk jarak tempuh kombinasi antara mesin bensin dan motor listrik, E5 PLUS diklaim mampu mencapai hingga 1.200 km berdasarkan standar WLTP.
Dari sisi efisiensi bahan bakar, konsumsi yang tercatat mencapai 5,7 liter per 100 km.
Untuk menunjang keamanan berkendara, varian intelligent driving E5 PLUS RHD dibekali radar gelombang 5 mm dan 22 sensor yang mendukung berbagai fitur bantuan pengemudi.
Mobil ini juga memiliki sistem pandangan panoramik 540 derajat untuk membantu pengemudi mendapatkan visibilitas lebih luas saat bermanuver.
Khusus untuk pasar Asia Tenggara yang menggunakan konfigurasi setir kanan, DFSK melakukan sejumlah penyesuaian agar E5 PLUS dapat lebih sesuai dengan kondisi jalan, iklim, serta kebiasaan pengguna lokal.
Penyempurnaan dilakukan pada sistem bantuan pengemudi seperti Lane Centering Control (LCC) dan Adaptive Cruise Control (ACC), termasuk penyesuaian sistem interaksi suara serta antarmuka pengguna.
Sistem infotainment E5 PLUS RHD juga telah mendukung berbagai bahasa regional, termasuk bahasa Indonesia, Melayu, Thai, Vietnam, hingga Mandarin Tradisional untuk pasar Hong Kong.
Selain itu, konektivitas dengan aplikasi seperti Apple CarPlay dan Spotify turut dihadirkan untuk meningkatkan pengalaman berkendara.
DFSK memastikan E5 PLUS RHD akan diperkenalkan secara bertahap di sejumlah negara, termasuk Indonesia.
Namun, spesifikasi yang akan dipasarkan di Tanah Air masih akan diumumkan secara resmi pada saat peluncuran di Indonesia tepatnya di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 Juli mendatang.
Kehadiran E5 PLUS RHD menjadi bagian dari langkah DFSK memperkuat posisi di pasar kendaraan energi baru global.
Selain mengembangkan produk, DFSK juga menyiapkan ekosistem layanan baru yang mencakup penguatan jaringan, sistem operasional, pengembangan sumber daya manusia, kemampuan teknis, hingga ketersediaan suku cadang.
Dengan identitas merek yang diperbarui serta portofolio kendaraan energi baru yang terus berkembang, DFSK ingin memperluas perannya dalam menghadirkan solusi mobilitas yang lebih cerdas, efisien, dan ramah lingkungan.
Saat ini, DFSK telah menjangkau lebih dari 70 negara dan wilayah dengan total distribusi lebih dari 5 juta unit kendaraan sejak berdiri pada 2003.
Melalui E5 PLUS RHD, DFSK mencoba memperkuat langkahnya di pasar global sekaligus membuka babak baru di segmen kendaraan elektrifikasi Indonesia.