GridOto.com - Pemilik motor matic harus tahu, ini 4 penyebab yang bisa membuat engine mounting motor matic cepat jebol.
Engine mounting motor matic yang jebol saat diajak bermanuver jadi goyang.
Hal apa saja yang membuat engine mounting jebol? Berikut 4 penyebabnya.
1. Kondisi Jalan
Fungsi engine mounting selain meredam getaran mesin, adalah penghubung dengan swing arm motor matic.
Nah, arm motor matic itu bergerak menyesuaikan dengan kondisi jalan.
"Kerusakan engine mounting matic juga bisa disebabkan karena kondisi jalan," buka Ryan Fasha pemilik bengkel K.1 Garage di Jl. Mas Indah 14 Perum Papan Mas Blok G40 No.6, Bekasi, Tambun.
Jadi semakin sering kita lewat jalan rusak, maka semakin cepat juga usia engine mounting.
2. Beban Motor
Selain kondisi jalan, beban motor juga jadi penyebab utama engine mounting pecah atau jebol.
"Beban yang diterima motor juga mempengaruhi umur engine mounting," tambahnya.
3. Umur Pakai
Ternyata engine mounting motor matic itu ada umur pemakaiannya.
Apalagi untuk engine mounting yang menggunakan karet.
Engine mounting karet lama-lama akan getas.
"Namanya juga karet, engine mounting juga ada umurnya pemakaiannya," tambahnya lagi.
Rata-rata pabrikan motor menyarankan untuk ganti engine mounting sekitar 3 sampai 4 tahun sekali.
4. Modifikasi Arm Atau Rangka Motor Matic
Memodifikasi arm atau rangka motor matic mempengaruhi tumpuan beban motor.
"Soalnya titik penompang mesin berubah, sehingga ada perubahan tekanan terhadap engine mounting," tutupnya.
Sekarang sudah tahu beberapa penyebab engine mounting motor matic jebol?
Perhatikan beberapa poin di atas agar engine mounting motor matic awet.
Itulah dia 4 penyebab engine mounting motor matic bisa mengalami kerusakan.
Baca Juga: Ternyata Bengkel Menganjurkan Oli Ini Cocok Buat Motor Matic Berumur