Setelah itu, SUV ini dipersiapkan untuk diperkenalkan secara resmi kepada konsumen Tanah Air.
Meski detail spesifikasi dan harga belum diumumkan, DFSK sudah memberikan gambaran bahwa E5 Plus membawa sejumlah keunggulan, terutama dari sisi teknologi baterai.
Cin Hok menyebut kapasitas baterai menjadi salah satu modal utama yang dibawa DFSK E5 Plus untuk bersaing di kelasnya.
“Teknologi itu berkembang terus. Sampai saat ini baterai kami paling besar dibanding kompetitor. Seberapa besar? Tunggu nanti saat launching,” katanya.
Selain kapasitas baterai, DFSK juga menyiapkan berbagai fitur tambahan yang diklaim mampu menjadi pembeda dibandingkan rival di segmen SUV PHEV.
“Banyak fitur kami yang kalau dibandingkan dengan kompetitor, kami tambahkan,” lanjut Cin Hok.
Sebelumnya, sosok yang diduga kuat sebagai DFSK E5 Plus juga sempat tertangkap kamera sedang menjalani pengujian di jalanan Indonesia.
Unit tersebut terlihat tanpa balutan kamuflase dan bahkan sempat melakukan pengisian daya di area Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).
Dari penampakan tersebut, desain DFSK E5 Plus mulai terlihat jelas dengan karakter eksterior yang mengusung nuansa futuristik, mulai dari bagian depan, lekukan bodi samping, hingga desain belakang.
Dengan konfigurasi tujuh penumpang dan teknologi plug-in hybrid, DFSK E5 Plus diproyeksikan menjadi salah satu pemain baru yang menarik perhatian di pasar mobil elektrifikasi Indonesia.
Kini, konsumen yang penasaran sudah bisa mencicipi langsung SUV tersebut melalui program test drive sebelum peluncuran resminya.