Fortuner Berakhir Compang-camping Usai Dikejar Warga, Muatan di Kabin Mengejutkan

Ferdian - Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:00 WIB

Toyota Fortuner yang dibuat mencuri lembu di Langkat, Sumatera Utara babak belur usai diserbu warga

GridOto.com - Toyota Fortuner hitam ini bentuknya tak karuan lagi usai digunakan jadi sarana kriminal.

Yap, SUV ini diketahui jadi kendaraan untuk mengangkut lembu curian.

Peristiwa ini diketahui terjadi di Desa Rumah Galuh, Kecamatan Sei Bingai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Kamis (11/6/2026) sekitar pukul 21.30 WIB.

Mulanya aksi pencurian lembu berjalan dramatis bagaikan film action di layar kaca.

Fortuner warna hitam BK 1887 KL yang ketahuan tersebut berakhir dikejar massa dari Desa Adin Tengah, Kecamatan Salapian, berakhir di Desa Rumah Galuh, Sei Bingai.

Kapolsek Salapian, AKP Master Purba menjelaskan, peristiwa lembu yang dicuri oleh orang tak dikenal terjadi sekitar pukul 19.30 WIB.

Aksi pencurian ini, diketahui masyarakat yang kemudian dilakukan pengejaran.

"Awalnya masyarakat melihat ada lembu yang terikat. Tak lama kemudian, lembu yang terikat sudah tidak ada di tempat lagi dan masyarakat ada melihat Fortuner," ucap Master, Jumat (12/6/2026) dikutip dari TribunMedan.

Baca Juga: Fortuner Ini Mendadak Jadi Musuh Bersama, Bermula Teriakan di Tengah Jalan

Lanjut Master, masyarakat curiga dengan Fortuner tersebut dan kemudian dilakukan pengejaran hingga ke Dusun Deleng Pucuk, Desa Rumah Galuh, Sei Bingai.

Namun laju Fortuner terhenti karena masuk parit.

"Dan didapati lembu keluar dari mobil tersebut," ujar Master.

Di dalam mobil, ditemukan dua orang berinisial MIB (34) dan RDS (32), warga Kecamatan Sirapit, Langkat.

Singkat cerita, keduanya pun dimassa hingga babak belur.

"MIB mengalami luka di pipi sebelah kanan dan lebam di bawah kelopak mata sebelah kiri," ucap Master.

Polisi yang tiba di lokasi, kemudian mengamankan kedua pelaku pencurian tersebut. Bahkan, mobil pun hancur karena dimassa ratusan masyakarat.

"Mobil dan kedua pelaku sudah dibawa ke Polsek Salapian, guna kepentingan penyidikan lebih lanjut," pungkasnya.

YANG LAINNYA