Omzet Tukang Duplikat Kunci Tepi Jalan Rp 9 Juta Per Bulan, Dulu Bisa Tembus Rp 15-30 Jutaan

Irsyaad W - Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:00 WIB

Duplikat kunci motor dan mobil

Baca Juga: Kunci Motor Hilang Jangan Panik, Biaya Duplikatnya Cuma Segini

Lidia Pratama Febrian/Kompas.com
Eko, tukang duplikat kunci motor, mobil dan rumah memiliki lapak gerobak di tepi jalan raya Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan

Para pekerja duduk santai di kursi plastik atau di pembatas jalan, sesekali menatap ponsel sambil menunggu pelanggan datang.

Eko mengaku telah menjalankan pekerjaan tersebut sejak awal 1990-an. Artinya sudah lebih dari 30 tahun bergelut dengan kunci dan mesin duplikasi.

"Dari dulu memang di sini sudah banyak yang jualan seperti ini,” ujar Eko saat ditemui di lapaknya, (9/6/26) mengutip Kompas.com.

Eko baru dua bulan menempati lokasi tersebut setelah sebelumnya berjualan di wilayah Kalibata, Jakarta Selatan.

Ia pindah mengikuti rekan sesama tukang kunci yang lebih dulu membuka lapak di Ragunan.

Menurut dia, usaha duplikat kunci tidak memerlukan modal besar, tetapi membutuhkan ketelatenan dan pengalaman.

"Belajar sendiri saja, lihat orang, coba-coba. Tidak ada sekolahnya," tuturnya mengenang masa awal-awal menjadi penduplikat kunci.

Meski teknologi kunci digital mulai berkembang, ia menilai permintaan kunci konvensional masih stabil.

YANG LAINNYA