Baca Juga: Bawa DNA Teknologi, Xpeng Nilai Pasar Indonesia Siap Adopsi Mobil Pintar
Studi ini menguji 50 prompt otomotif pada tiga platform AI utama yaitu ChatGPT, Perplexity, dan Google AI Overview.
Kelima puluh prompt tersebut mendapatkan total 1.800 respons AI dan 19.796 sumber rujukan yang dianalisis sepanjang periode 2025 hingga 2026.
Media Berita Masih Penting Walau AI Utamakan Konten yang Jawab Kebutuhan Audiens
Meski platform media berita masih menjadi sumber utama, AI semakin mengutamakan konten yang dapat menjawab langsung pertanyaan dan kebutuhan pengguna.
Studi menemukan jawaban AI kini lebih sering dipengaruhi oleh sumber dengan konten terstruktur, spesifik, dan bersifat evergreen seperti rekomendasi produk, ulasan mendalam, panduan pembelian, serta daftar pilihan dan perbandingan kendaraan berdasarkan anggaran.
Kredibilitas media berita tetap menjadi faktor utama bagi AI mengutipnya.
Oleh karena itu, media yang memberikan akses kepada AI crawler cenderung lebih mampu mempertahankan visibilitasnya dalam jawaban AI, sementara media yang membatasi akses berpotensi mengalami penurunan porsi sumber kutipan.
Perubahan ini menjadi semakin relevan seiring berkembangnya pencarian berbasis AI yang menyajikan jawaban secara langsung tanpa selalu mengarahkan pengguna ke situs sumber.
"Zero-click search menjadi mimpi buruk bagi seluruh pemilik website, termasuk media online. Namun di balik tantangan yang belum pernah terjadi sebelumnya ini, terdapat peluang besar karena ini bukan sekadar tren, melainkan pergeseran besar perilaku konsumen," tutur Dian Gemiano, Chief Marketing Officer Kompas Group Media dari siaran resminya, (9/6/26).