Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Larangan 'Tot Tot Wuk Wuk' di Jalanan Kota Dilanjut, Pengawalan Masih Dibekukan

Ferdian - Rabu, 10 Juni 2026 | 12:15 WIB
Ilustrasi strobo di mobil patwal
Satpatwal Polda Metro Jaya
Ilustrasi strobo di mobil patwal

GridOto.com - Sampai saat ini Korlantas Polri memastikan kalau kebijakan moratorium penggunaan sirene, rotator, dan pengawalan kendaraan alias 'tot tot wuk wuk' masih tetap berlaku.

Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menjelaskan, kebijakan tersebut diperpanjang sebagai respons atas berbagai masukan masyarakat terkait penggunaan pengawalan kendaraan di jalan raya, khususnya di kawasan perkotaan.

"Kami mendengar aspirasi masyarakat terkait 'tot tot wuk wuk'. Karena itu moratorium kebijakan tersebut kami perpanjang. Jadi masih kami larang, khususnya di dalam kota. Termasuk pengawalan, masih kami bekukan dan kami larang," ujar Agus dikutip Kompas.com, Selasa (9/6/2026).

Meski begitu, Agus menegaskan kehadiran petugas lalu lintas di sejumlah ruas jalan tol tetap dilakukan.

Namun, keberadaan personel tersebut bukan mengawal kendaraan tertentu, melainkan untuk menjalankan patroli keselamatan.

Menurutnya, langkah tersebut didasarkan pada hasil analisis dan evaluasi yang menunjukkan angka kecelakaan di jalan tol masih cukup tinggi, terutama yang melibatkan kendaraan berkecepatan tinggi dan kendaraan berat.

Baca Juga: Wuling Binguo EV Norak Keliaran di Ciputat, Pamer Strobo dan Klakson Telolet di Belakang Patwal Polisi

Stiker ajakan moral stop Strobo dan Sirine
Istimewa
Stiker ajakan moral stop Strobo dan Sirine

"Khusus di jalan tol, berdasarkan hasil analisa dan evaluasi, kecelakaan masih cukup tinggi, kecepatan tinggi juga banyak, kendaraan berat juga banyak, tabrak belakang juga banyak," kata Agus.

"Maka pada jam-jam tertentu perlu kehadiran Polantas untuk bisa menghimbau agar supaya kendaraan berat mungkin jalan di lajur kiri, agar supaya kendaraan yang capek istirahatnya di rest area bukan di bahu jalan,” tambahnya.

Oleh karena itu, petugas lalu lintas ditugaskan untuk memberikan imbauan kepada pengguna jalan, seperti mengarahkan kendaraan berat tetap berada di lajur kiri serta mengingatkan pengemudi yang kelelahan agar beristirahat di rest area.

"Khusus di jalan tol memang untuk patroli penugasan, bukan pengawalan," katanya.

"Pengawalan pun juga masih kita bekukan. Jadi secara umum masih kita bekukan untuk ‘Tot tot wuk wuk’, apalagi untuk pengawalan.

Tetapi di jalan tol, karena hasil analisa dan evaluasi dan tentunya arahan dari pimpinan, kita mementingkan keselamatan di jalan tol,” tegas Agus.

Editor : Hendra

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa