GridOto.com - Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat mulai dirasakan di sektor otomotif.
Harga berbagai kebutuhan perawatan kendaraan, mulai dari freon AC mobil, sparepart, oli hingga ban motor mengalami kenaikan dalam beberapa bulan terakhir.
Di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, sejumlah bengkel AC mobil terpaksa menyesuaikan tarif servis akibat naiknya harga freon dan komponen AC yang masih banyak mengandalkan produk impor.
Kenaikan harga semakin terasa dalam dua bulan terakhir seiring penguatan dolar terhadap rupiah.
Prayitno, pemilik usaha servis AC mobil di Kecamatan Sukomoro, mengatakan harga freon impor kini mencapai sekitar Rp 3 juta per tabung.
Padahal sebelumnya harganya jauh lebih rendah dan relatif stabil.
Menurutnya, freon yang digunakan berasal dari Singapura dengan bahan baku dari Eropa sehingga sangat dipengaruhi fluktuasi kurs dolar.
Tak hanya freon, harga sparepart AC juga ikut naik. Komponen yang sebelumnya dijual sekitar Rp 300 ribu kini mencapai Rp 400 ribu.
Baca Juga: Harga Oli dan Spare Part Melambung Efek Rupiah Melemah, Bengkel Pilih Pangkas Untung
Dampaknya, biaya isi ulang freon yang sebelumnya sekitar Rp 250 ribu kini naik menjadi Rp300 ribu.