GridOto.com- Konsumen Indomobil EMotor lebih memilih membeli secara tunai alias cash.
Pius Wirawan,CEO PT Indomobil Emotor Internasional (IEI), menyebutkan dari seluruh konsumen sebanyak 90 persen pembelian cash.
"Sisanya melalui kredit," jelas Pius.
Menurutnya, konsumen IEI memiliki alasan kenapa lebih memilih pembelian secara tunai.
"Secara ekonomis mereka beralih menggunakan motor listrik untuk menghemat biaya operasional," jelasnya.
Seperti diketahui biaya operasional motor listrik jauh signifikan dibanding dengan motor bakar.
Nah, menurut Pius apabila mereka menggunakan kredit dengan suku bunga yang tinggi, maka menjadi tidak ekonomis lagi.
"Sebab dengan membayar cicilan apalagi dengan tenor yang lama, secara total biaya akan besar, ini yang mereka coba hindari," ungkap Pius.
Baca Juga: Motor Listrik Indomobil Emotor Ekspansi ke Jogja, Boyong Line up Andalan
Namun demikian, potensi untuk cicilan tetap tinggi, terutama untuk penggunakan kendaraan ojek online.
"Biasanya mereka membayar per hari setelah melakukan aktivitas ngojek. Potensi ini cukup besar juga," bilangnya.
Saat ini Indomobil EMotor International memiliki empat model utama dalam jajaran produk motor listrik mereka, yaitu Adora, Tyranno, Sprinto, dan QT.
Untuk harga Harga Adora di kisaran Rp 24,75 juta hingga Rp 25,5 juta (OTR) Jakarta.
Sementara untuk Tyranno dijual Rp 25,9 juta OTR Jakarta.
Sprinto dan QT dijual masing-masing Rp 25,75 juta dan QT Standar Rp 15 juta, terakhir QT Pro dijual Rp 18,8 juta.