Ini Sebabnya Gak Boleh Ganti Tutup Radiator Mobil Bekas di Bawah Standar

ARSN - Sabtu, 6 Juni 2026 | 10:27 WIB

Tutup radiator mobil

GridOto.com - Ini dia sebabnya kalian gak boleh ganti tutup radiator di mobil bekas kesayangan di bawah standar, simak.

Jika kalian teliti, di tutup radiator mobil umumnya terdapat kode angka seperti 1,0 atau 1,1.

Nah, itu kode angka di tutup radiator merupakan indikator besar tekanan dalam satuan bar.

Yang dihasilkan air radiator saat bersirkulasi antara tabung reservoir dan komponen radiator.

Kalian yang hendak pasang tutup radiator dengan kode angka di bawah spesifikasi standar, ada dampak buruk yang bisa terjadi.

"Yang paling kelihatan adalah terjadi kebocoran air radiator saat sistem pendinginan mesin bekerja," ungkap kode, pemilik Bengkel Mobil 77 di Jl. Suka Damai 2, Eyang Agung, Ciputat.

Contoh spesifikasi standar radiator mobil memiliki tekanan 1,1 bar kemudian dipasang tutup radiator 1,0 bar.

Radityo Herdianto
Komponen Radiator Mobil

Karet pada tutup radiator tidak bisa menahan kelebihan tekanan 0,1 bar atau kekuatan tekanan 0,1 kg per cm kubik air radiator yang akan keluar dari tutup radiator.

"Efeknya air radiator akan lebih cepat berkurang karena kebocoran dari tutup radiator," tegas pria yang aslinya bernama Andy.

Kalau dibiarkan, jumlah air radiator yang berkurang akan mengurangi kinerja pendinginan mesin saat bekerja.

Bahkan risiko terparah air radiator bisa kosong dan meningkatkan potensi mesin mobil mengalami overheat.

Nah, itulah sebabnya gak boleh ganti tutup radiator mobil bekas di bawah standar.

Baca Juga: Jadi The Best LCGC 7 Seater, Mobil Bekas Daihatsu Sigra 2018 Dijual Cuma Segini

YANG LAINNYA