Toyota Mulai Tertekan Usai Penjualan di China Anjlok 25 Persen, Timur Tengah Lebih Parah

Ferdian - Senin, 1 Juni 2026 | 16:45 WIB

Ilustrasi logo Toyota

GridOto.com - Toyota Motor baru-baru ini merilis data penjualannya di awal tahun 2026.

Pabrikan raksasa ini mencatatkan kalau penjualan secara globalnya turun untuk bulan ketiga berturut-turut pada April.

Penurunan paling tajam terjadi di China dan Timur Tengah.

Tercatat penjualan global Toyota turun 3,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu menjadi 849.306 unit kendaraan.

Sedangkan penjualan di luar Jepang merosot 7,5 persen, dan penjualan di pasar domestik Jepang meningkat 24,2 persen, seiring pulihnya permintaan setelah sebelumnya terjadi penundaan pembelian menjelang perubahan kebijakan pajak lingkungan.

Berdasarkan wilayah, penjualan Toyota di Timur Tengah anjlok 33,7 persen menjadi sedikit di atas 31.000 unit.

Melansir Reuters, di China, penjualan turun 25,4 persen akibat kondisi pasar yang menantang dan persaingan yang semakin ketat.

Sementara itu, di Amerika Serikat, yang merupakan pasar terbesar Toyota, penjualan melemah 4,6 persen.

Di sisi produksi, Toyota mencatatkan kenaikan produksi global sebesar 2,0 persen pada April dibandingkan tahun sebelumnya.

Peningkatan tersebut ditopang oleh lonjakan produksi 12,9 persen di kawasan Asia, yang berhasil menutupi penurunan produksi di Amerika Serikat dan Jepang.

Data yang dirilis Toyota tersebut juga mencakup penjualan dan produksi merek kendaraan mewahnya, Lexus.

Baca Juga: Sudah 1 Dekade, Toyota Calya Bakal Ganti Model Baru Tahun Ini?

YANG LAINNYA