Sementara itu, pasar otomotif nasional juga menunjukkan pemulihan yang cukup kuat.
Wholesales kendaraan roda empat nasional pada April 2026 tercatat 80.776 unit, melonjak 55 persen dibandingkan April 2025 yang sebanyak 52.108 unit.
Dari sisi komposisi varian, Mitsubishi Destinator Ultimate dan Ultimate Premium masih menjadi tulang punggung penjualan sejak model ini dipasarkan.
Selama Januari-April 2026, varian Ultimate Premium membukukan wholesales 1.803 unit, sedangkan Ultimate mencapai 1.803 unit.
Adapun Exceed menyumbang 602 unit dan GLS sebanyak 368 unit.
Jika digabung dengan capaian Juli-Desember 2025, varian Ultimate masih menjadi kontributor terbesar dengan total 6.764 unit.
Di belakangnya ada Ultimate Premium yang telah mencapai 5.700 unit.
Sementara Exceed membukukan 1.855 unit dan GLS sebanyak 672 unit sejak Destinator dipasarkan di Indonesia.
Capaian tersebut memperlihatkan bahwa varian menengah hingga tertinggi menjadi pilihan utama konsumen Destinator di Indonesia.
Kondisi ini sekaligus menunjukkan penerimaan pasar yang cukup baik terhadap paket fitur dan teknologi yang ditawarkan SUV turbo 1.500 cc tersebut.
Sejak diperkenalkan pada Juli 2025, Mitsubishi Destinator memang diposisikan sebagai model strategis di segmen SUV tujuh penumpang.
Mobil ini mengandalkan mesin 4B40 1.499 cc turbo yang menghasilkan tenaga 161 dk dan torsi 250 Nm, dipadukan transmisi CVT serta fitur Active Yaw Control (AYC) dengan lima mode berkendara.
Dengan total wholesales yang sudah mendekati 15 ribu unit dalam waktu kurang dari setahun, Destinator menjadi salah satu model baru Mitsubishi yang mampu menjaga volume distribusi tetap stabil di tengah dinamika pasar otomotif nasional, berdasarkan data GAIKINDO hingga April 2026.