GridOto.com - Meski pakai mesin bensin 1.987 cc, Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid bisa berjalan dengan sepenuhnya menggunakan tenaga listrik.
Tentunya karena mobil ini memiliki teknologi hybrid. Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid dibekali dengan baterai berkapasitas 1,31 kwh yang membantu berikan dorongan tenaga sehingga mendapatkan efisiensi bahan bakar yang lebih baik.
Pada kondisi tertentu, mobil ini bisa berjalan tanpa menggunakan tenaga dari mesin bensinnya.
Misalnya ketika berjalan pelan di kemacetan, secara otomatis mobil bergerak dengan tenaga baterai.
Dan bisa juga secara manual kita paksa untuk masuk ke mode berkendara secara elektrik atau EV mode.
Cara pakainya, cukup tekan tombol bertuliskan EV di konsol tengah dekat tuas transmisi.
Ketika tombol sudah tertekan, akan muncul indikator berlogo mobil berwarna hijau dengan tulisan EV di panel instrumen.
Gambar diagram baterainya pun menunjukan aliran tenaga listrik dari baterai ke roda.
Baca Juga: Ini Dia Kijang Terkencang Yang Diproduksi Toyota! Heran Masih Irit BBM
Namun, tidak setiap saat EV mode ini bisa digunakan. State of charge (SOC) baterai minimal kapasitasnya 40%
Di bawah 40% akan muncul peringatan EV Mode Unavailable, Hybrid Battery Low.
Agar EV mode bisa digunakan kembali, kita harus melakukan pengecasan.
Karena mobil ini bukan plug in hybrid yang bisa dicas langsung ke colokan listrik rumahan, untuk charging cukup dipakai jalan seperti kendaraan normal.
Secara otomatis, mesin akan berubah jadi generator menyimpan listrik ke baterai.
Oiya, EV mode ini hanya bisa digunakan pada kecepatan rendah di bawah 40 km/jam.
Putaran mesin juga harus rendah, ketika pedal gas diijak terlalu dalam, maka secara otomatis mesin bensinnya akan menyala.
Dengan teknologi hybrid ini, konsumsi bensin Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid bisa tembus 15,5-16 km/liter.
Untuk pemakaian luar kota, bisa meraih konsumsi BBM rata-rata 24 km/liter. Mantap!