Antusiasme pasar terhadap Honda Prelude sendiri diakui jauh melampaui ekspektasi HPM.
Saat ini jumlah pemesanan sudah mencapai 287 unit, padahal kuota distribusi Prelude untuk Indonesia tahun ini hanya 150 unit.
“Jadi hari ini kami dengan bangga bisa menyerahkan 20 unit pertama untuk konsumen di Indonesia, pesanan sekarang sudah 287 pesanan,” kata Billy.
Awalnya Honda Indonesia hanya mendapatkan jatah 40 unit Prelude dari Jepang.
Namun karena langsung habis pada hari pertama pemesanan dibuka, HPM kembali meminta tambahan kuota.
“Kuota kami di tahun ini seperti yang pertama saya bicarakan, pertama itu hanya 40, kemudian kita request, karena hari pertama langsung habis dan kami minta nambah jadi 100, diberikan,” ungkapnya.
Permintaan yang terus meningkat membuat HPM kembali mengajukan tambahan unit ke Honda Motor Jepang dan akhirnya mendapat tambahan 50 unit lagi.
“Terus kami request ke Honda Motor Japan dan itu diberikan lagi tambahan 50, jadi tahun ini kuota yang diberikan untuk Indonesia itu 150,” sambung Billy.
Honda Prelude generasi keenam berkode BF1 ini dijual dengan harga Rp 974,9 juta on the road Jakarta.
Indonesia juga menjadi negara pertama di Asia Tenggara yang memasarkan Prelude terbaru tersebut.
Secara spesifikasi, Prelude menggunakan mesin 2.000 cc Atkinson Cycle yang dipadukan motor listrik e:HEV.
Kombinasi tersebut menghasilkan total tenaga sistem sekitar 203 dk.
Mobil sport hybrid dua pintu ini juga dibekali sejumlah komponen khas Civic Type R seperti dual-axis strut front suspension, adaptive damper, hingga rem Brembo 4-piston untuk menunjang karakter sporty khas Prelude.