Tetap Dilirik Operator, Penjualan Mercedes-Benz Bus Tumbuh 36,9 Persen

Naufal Shafly - Senin, 25 Mei 2026 | 21:35 WIB

Ilustrasi Mercedes-Benz Bus

GridOto.com – Di tengah kondisi industri transportasi penumpang yang masih penuh tantangan, Mercedes-Benz Bus justru mencatatkan peningkatan kepercayaan dari para operator di Tanah Air.

Hal ini terlihat dari kalim penjualan Mercedes-Benz Bus, yang disebut tumbuh 36,9 persen,

Kondisi ini menjadi sinyal bahwa pelaku usaha transportasi masih tetap melakukan investasi, terutama untuk menjaga kualitas layanan dan keberlanjutan bisnis.

Presiden Direktur PT Daimler Commercial Vehicles Indonesia (DCVI), Naeem Hassim, menilai keputusan operator untuk tetap menambah armada menunjukkan optimisme terhadap bisnis transportasi penumpang.

"Kepercayaan yang terus diberikan pelanggan menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan solusi transportasi yang relevan dengan kebutuhan industri," ujar Naeem Hassim dalam keterangan resminya, Senin (25/5/2026).

Sejumlah operator tercatat melakukan penambahan armada dengan berbagai model sasis yang digunakan untuk kebutuhan angkutan antarkota antarprovinsi (AKAP), pariwisata, hingga layanan premium.

Salah satu yang melakukan pemesanan adalah PO MTrans melalui PT Bagong Dekaka Makmur, dengan unit Mercedes-Benz OH 1626.

Selain itu, PO Sinar Jaya juga memesan beberapa model sekaligus, mulai dari OH 1626 L, OF 1623 L, OF 917, hingga O500 2445 untuk memperkuat lini bisnisnya.

Direktur Utama PT Bagong Dekaka Makmur, Budi Susilo, menyebut investasi armada menjadi faktor penting dalam menjaga daya saing perusahaan.

Baca Juga: Bukan Cuma Perayaan, Ini Makna 140 Tahun Inovasi Mercedes-Benz di Indonesia

Dok. DCVI
Ilustrasi seremoni penyerahan unit Mercedes-Benz Bus ke Perusahaan Otobus (PO) Bagong

Ia juga menilai kehadiran unit baru, khususnya di segmen premium, mencerminkan optimisme industri transportasi bus ke depan.

Di sisi lain, kolaborasi antara pabrikan, karoseri, hingga operator dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam menghadirkan produk yang sesuai kebutuhan pasar domestik.

Managing Director PT Tentrem Sejahtera, Yohan Wahyudi, menilai kerja sama tersebut menunjukkan kemampuan industri karoseri nasional dalam menghadirkan produk berstandar tinggi.

"Kolaborasi antara DCVI (Bus Mercedes-Benz) dan karoseri Bus Indonesia menunjukkan bahwa industri nasional mampu menghadirkan produk berkualitas tinggi dengan standar global. Sinergi ini juga menjadi bagian penting dalam mendukung perkembangan industri karoseri nasional yang semakin kompetitif," jelasnya.

Hal senada disampaikan Direktur Utama PT Mekar Armada Jaya, Charles Hugo Wahyadiyatmika, yang menekankan pentingnya inovasi berbasis kebutuhan operator.

"Hasil kreasi kami di sini adalah permintaan-permintaan khusus sesuai dengan kebutuhan masing-masing operator, dan tentu saja ini bisa terwujud berkat kerja sama dengan tim Mercedes-Benz. Ini menunjukkan bahwa kolaborasi yang kuat antara karoseri dan Mercedes-Benz Bus turut memperkuat kontribusi industri nasional dalam menghadirkan kendaraan yang aman, nyaman, dan memiliki daya saing tinggi," katanya.

Sebagai tambahan, tahun ini menjadi momen penting bagi Daimler Truck yang merayakan 130 tahun perjalanan Mercedes-Benz Truck secara global.

Melihat tren permintaan yang masih ada, Mercedes-Benz Bus menegaskan akan terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak, mulai dari operator, jaringan diler hingga karoseri, guna menjaga daya saing industri transportasi penumpang di Indonesia.

"Kami mengapresiasi kepercayaan pelanggan, dukungan jaringan diler, serta kolaborasi seluruh mitra karoseri yang telah menjadi bagian penting dari perjalanan Mercedes-Benz Bus di Indonesia. Bersama-sama kami akan terus mendukung pengembangan ekosistem transportasi yang aman, nyaman, efisien, dan berkelanjutan," tutup Naeem Hassim.

YANG LAINNYA