Era Cumi-Cumi Darat Mulai Berakhir, 27 Unit Bus Listrik Trans Semarang Mengaspal

Ferdian - Rabu, 20 Mei 2026 | 18:00 WIB

Pemkot Semarang pamer bus listrik Trans Semarang terbaru berjumlah 27 unit

“Inisiatif ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan pemerintah daerah terhadap kemampuan industri kendaraan listrik nasional."

"Namun yang tidak kalah penting, transformasi ini memberi dampak langsung bagi masyarakat melalui transportasi publik yang lebih bersih, lebih senyap, dan lebih sehat,” ujar Anindya.

Dengan hadirnya bus listrik, masyarakat tidak lagi harus menghadapi polusi asap kendaraan dari cumi-cumi darat setiap hari.

Jadi, manfaatnya tidak hanya dirasakan lingkungan, tapi juga kesehatan warga kota.

Di samping itu, bus listrik juga disebut menawarkan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman karena operasionalnya lebih senyap, minim getaran, dan bebas bau asap pembakaran dibandingkan armada berbahan bakar diesel.

Dalam pelaksanaannya, armada bus listrik tersebut dirakit di fasilitas manufaktur VKTR di Magelang, Jawa Tengah, oleh tenaga kerja Indonesia.

Bus listrik itu juga memiliki tingkat komponen dalam negeri (TKDN) lebih dari 40 persen, yang diklaim menjadi salah satu yang tertinggi di industri kendaraan listrik nasional.

Dirinya juga berharap ikut memperkuat rantai pasok dan daya saing industri otomotif nasional.

YANG LAINNYA