Brad Binder: Berada di Posisi Acosta Pembalap Hanya Bisa Pasrah

Mohammad Nurul Hidayah - Rabu, 20 Mei 2026 | 12:30 WIB

Kecelakaan yang libatkan Pedro Acosta dan Alex Marquez berlangsung dalam waktu singkat dan sangat menyeramkan

GridOto.com - Jalannya race utama MotoGP Spanyol yang berlangsung di sirkuit Catalunya, Spanyol, akhir pekan lalu (17/5/2026) berjalan mencekam.

Ini dipicu kecelakaan hebat yang melibatkan Pedco Acosta dan Alex Marquez di area trek lurus menjelang masuk tikungan 10.

Acosta yang memimpin balapan sedang berjuang sengit dengan Alex yang terus menekan dengan jarak sangat dekat.

Sayangnya, motor Acosta mengalami masalah teknis dan membuat Alex menabrak bagian belakang motor Acosta dengan sangat keras.

Tabrakan ini membuat Alex terpelanting ke luar lintasan dengan kecepatan sangat tinggi.

"Saya rasa kami mengalami masalah kelistrikan. Saya mengemudi normal di trek lurus dan tiba-tiba daya terputus," jelas Pedro Acosta dikutip dari Marca.

Baca Juga: Blak-blakan Acosta Jadi Aktor Utama Kecelakaan Horor di MotoGP Spanyol

Serpihan motor Alex Marquez setelah mengalami insiden horror di MotoGP Spanyol
Terlepas dari nasib buruk yang menimpa Alex atas insiden ini, para pembalap juga menyoroti apa yang dirasakan Pedro Acosta.

Menurut Brad Binder salah satu pembalap tim KTM, apa yang dialami Acosta adalah mimpi buruk untuk seorang pembalap.

Berada pada motor yang bermasalah di trek lurus dengan kecepatan pembalap lain di atas 250 km/jam, adalah kondisi yang sangat tidak diinginkan pembalap.

"Masalahnya adalah, Anda tidak punya waktu untuk bereaksi saat masalah teknis itu terjadi," buka Binder dikutip dari Speedweek.

"Anda tidak menduganya, Anda tidak siap untuk itu, dan itu menakutkan, sangat menakutkan," ujarnya.

Baca Juga: Perkara Mental, Ini Isi Ritual Penting Pedro Acosta Jelang Start MotoGP 

MOTOGP.COM
Red Bull KTM meluncurkan livery motor untuk MotoGP 2026 dengan Pedro Acosta (kiri) dan Brad Binder (kanan)

Dalam kondisi yang dialami Acosta saat insiden yakni motor kehilangan tenaga di tengah trek lurus, Binder menyebut seorang pembalap hanya bisa pasrah.

Sangat sulit mengambil keputusan untuk mencegah terjadinya kecelakaan lebih besar.

"Anda tidak bisa berbuat apa-apa karena Anda tidak bisa melihat ke belakang. Jadi ke mana Anda harus pergi, ke kiri, kanan, atau tetap di tengah, apa yang harus Anda lakukan?" ujar Binder.

"Ya, itu hanya situasi yang sangat buruk," tuturnya.

Acosta yang menjadi penyebab utama insiden ini juga mengaku sangat syok dan bersimpati atas apa yang diderita Alex Marquez atas insiden ini.

Pembalap asal Spanyol ini menyesalkan keputasan penyelenggara tetap melanjutkan balap terlebih setelah terjadi insiden mengerikan lainnya yang menimpa Johann Zarco.

YANG LAINNYA