GridOto.com - Petaka dialami pemilik Toyota Fortuner saat jajan makanan seblak di wilayah Tukangkayu, Banyuwangi, Jawa Timur, (18/5/26).
Uang tunai Rp 300 juta di dalam kabin Toyota Fortuner tiba-tiba berubah menjadi serpihan kaca.
Ludes tak bersisa berikut dengan tas yang menjadi wadah uang tunai tersebut.
Dalam sebuah rekaman CCTV yang ramai dibagikan di media sosial, terlihat uang ratusan juta tersebut digondol dua maling modus pecah kaca yang berboncengan naik Yamaha NMAX berkelir putih.
Aksi pelaku tergolong singkat. Setelah mondar-mandir di sekitar Fortuner yang hendak parkir, salah seorang pelaku turun lalu memecahkan kaca mobil, dan dengan cepat mengambil tas berisi uang tersebut di bangku tengah.
Dengan cepat, pelaku berhasil kabur membonceng seorang pelaku lain yang telah bersiaga di atas NMAX.
Keduanya langsung tancap gas meninggalkan lokasi saat alarm Fortuner berwarna hitam tersebut mulai berbunyi.
Baca Juga: Pemilik Toyota Fortuner Nangis Sejadi-jadinya, Uang Rp 350 Juta Berubah Jadi Serpihan Kaca
Salah seorang warga, Arya (24), bercerita peristiwa pencurian terjadi sekitar pukul 14.46 WIB.
"Tiba-tiba bunyi alarm mobil. Kacanya sudah pecah, uang di dalam mobil yang ditaruh tas sudah hilang. Infonya uang yang hilang Rp 300 juta," kata Arya.
Arya sendiri adalah penjaga parkir di warung seblak itu. Biasanya, dia berjaga selepas magrib.
Rumahnya tak jauh dari lokasi, dia ketika itu datang ke lokasi karena dengar ada ramai-ramai di warung seblak tempatnya biasa markir.
Ketika dia datang, situasi sudah ramai warga dan polisi.
Informasi yang didengarnya, pemilik Fortuner berasal dari Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi.
Korban belanja seblak dengan pacarnya, sepulang mengambil uang dari Bank BCA.
Baca Juga: Pak Sukir Syok, Uang Rp 380 Juta di Kabin Toyota Fortuner Berubah Jadi Serpihan Kaca
"Korban dan pacarnya turun beli seblak untuk dibungkus," ujarnya.
Saat keduanya masuk ke warung membeli seblak, beberapa saat kemudian aksi pecah kaca terjadi.
Kemudian, alarm mobil berbunyi. Kaca pecah dan pelaku kabur.
Aksi pelaku terekam CCTV jalan. Helm salah seorang pelaku juga tertinggal.
"Mobil dan helm tadi dibawa Polisi," tandasnya.