Orang-orang Berduit Serbu Lelang Harley-Davidson Road Glide Eks Kasus Judol, Buka Harga Rp 87 Juta

Irsyaad W - Selasa, 19 Mei 2026 | 13:00 WIB

Harley-Davidson Road Glide sitaan kasus judi online dilelang mulai Rp 87 juta dan langsung rame peserta dalam BPA Fair 2026

GridOto.com - Lelang satu Harley-Davidson Road Glide eks kasus judi online diserbu orang-orang berduit.

Diketahui, moge tersebut sebelumnya disita dari kasus beking situs judi online (judol) di lingkungan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), dengan terdakwa Rajo Emirsyah.

Kini dalam gelaran BPA Fair 2026 yang digelar Badan Pemulihan Aset (BPA) Kejaksaan Agung, moge itu paling banyak peserta lelangnya.

Apalagi bukaan harga lelang H-D Road Glide itu cuma Rp 87 juta yang membaut banyak orang kaya berminat.

Kepala BPA Kejaksaan Agung, Kuntadi mengatakan, Harley-Davidson Road Glide warna Blue Shark itu saat ini menjadi barang yang paling banyak diburu peserta lelang.

"Barang yang paling banyak diminati saya lihat untuk sampai saat ini Harley-Davidson. Nah, yang warna biru ini untuk sementara ini data di kami yang masuk itu yang paling banyak diminati masyarakat," kata Kuntadi saat ditemui di Kantor BPA Kejaksaan Agung, Kebagusan, Jakarta, (18/5/26) melansir Kompas.com.

Menurut dia, tingginya minat masyarakat terhadap moge tersebut membuat pihaknya optimistis barang sitaan itu akan terjual dengan harga yang sesuai.

Dalam informasi lelang BPA Fair 2026, Harley-Davidson Road Glide warna Blue Shark berikut kunci kontak dilelang dengan harga Rp 87.445.700.

Adapun uang jaminan yang harus disetorkan peserta lelang sebesar Rp 10 juta.

BPA Kejaksaan mencatat masa lelang kendaraan tersebut dimulai sejak 7 Mei 2026 dan akan berakhir pada 19 Mei 2026.

Baca Juga: Pedagang Merapat, Ada Lelang Maybach S560, McLaren 720S Sampai Kawasaki Z1000 Mulai Rp 200 Jutaan

Sementara batas akhir penyetoran uang jaminan jatuh pada kemarin, (18/5/26).

Kuntadi menegaskan, seluruh barang yang dilelang BPA merupakan barang rampasan negara yang status hukumnya telah selesai sehingga aman dibeli masyarakat.

"Kondisinya kami jamin baik dan ini masyarakat juga harus tahu bahwa membeli barang kami itu bukan membeli barang bermasalah, tapi barang yang sudah selesai masalahnya," ungkap dia.

Menurut Kuntadi, hasil penjualan barang rampasan negara melalui lelang nantinya akan disetorkan ke kas negara dan digunakan untuk pembangunan.

"Sehingga ada kepastian bagi masyarakat bahwa membeli barang kami itu sama artinya dengan membantu negara dalam menyelesaikan barang-barang rampasan ini, yang ujungnya uang ini akan kita setorkan ke kas negara dan bisa dipakai untuk pembangunan negara," ujarnya.

Selain Harley-Davidson, barang dengan nilai paling fantastis yang dilelang BPA Fair adalah crude oil atau minyak mentah sitaan perkara pidana pencemaran lingkungan.

Kuntadi menyebut minyak mentah tersebut sebelumnya sudah terjual dalam tahap pra-event dengan nilai mencapai lebih dari Rp 900 miliar, naik dari harga limit awal sekitar Rp 800 miliar.

Dalam BPA Fair tahun ini, Kejagung menargetkan tingkat keterjualan barang rampasan meningkat hingga 75 persen.

Sebelumnya, tingkat keterjualan lelang barang rampasan disebut hanya berkisar 25 persen.

Untuk memudahkan masyarakat mengikuti lelang, BPA juga menyediakan pendampingan pembuatan akun hingga perangkat komputer bagi peserta yang ingin mengikuti proses penawaran secara daring.

YANG LAINNYA