GridOto.com - Nama Honda Spacy tentu sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia.
Yup, matic berbodi gemuk ini pernah mengaspal di Tanah Air meski kini penjualannya sudah dihentikan oleh Astra Honda Motor (AHM).
Tepatnya pada April 2018 AHM secara resmi men-discontinue produk ini, disinyalir karena penjualannya kurang memuaskan saat itu.
Tapi belakangan motor ini sering banget terlihat dimodif ala-ala motor klasik atau biasa disebut uga kalcer.
Beda dengan Indonesia, di negara asalnya, Jepang, generasi terbaru motor ini resmi meluncur untuk versi tahun 2026 dengan menggunakan nama panggung Honda Dio.
Meski tetap mempertahankan ciri khas siluetnya yang besar dan membulat, Honda Spacy 2026 ini tetap membawa rombakan desain yang membuatnya sedikit lebih sporty.
Area sayap depan kini dibuat dengan lekukan yang tegas dan lancip, berbeda jauh dengan versi lawas Indonesia yang cenderung membulat polos.
Tampilan fascia juga ikut disegarkan lewat revisi desain headlamp serta lampu sein yang menyipit, dipadukan dengan pemakaian pelek palang delapan yang memberikan kesan modern.
Daya tarik utama Spacy yaitu fungsionalitas dan kemampuan akomodasinya, tetap dipertahankan dengan baik.
Baca Juga: Gak Hanya Aki, Komponen Ini Juga Bisa Rusak Saat Langsam Motor Matic Dibikin Rendah
Motor ini masih dibekali bagasi super luas yang sanggup menelan helm di bawah joknya.
Ada juga kompartemen penyimpanan berpenutup di area dek depannya.
Ia pun sudah dibekali behel belakang yang lebar dan bisa jadi base plate jika ingin ditambah box.
Bedanya, versi 2026 ini sudah dijejali fitur kekinian yang absen di masa lalu, seperti panel instrumen yang sudah ditambah layar digital.
Beralih ke sektor dapur pacu, motor ini mengandalkan mesin eSP SOHC berkapasitas 109 cc dengan sistem injeksi dan pendingin udara.
Jantung mekanis tersebut sanggup memuntahkan tenaga sebesar 8,7 dk dan torsi maksimal 9 Nm.
Sasisnya pun beralih ke rangka eSAF yang membuat bobot total motor ini menyusut menjadi hanya 96 kg, lebih ringan 3 kg dari versi lokal terdahulu.
Pengurangan bobot ini berdampak besar pada efisiensi, di mana konsumsi BBM-nya diklaim super irit mencapai 59,4 km/liter.
Di pasar Jepang, kembaran Honda Spacy ini dipasarkan dengan harga mulai dari 250.800 Yen, atau jika dikonversikan ke dalam mata uang rupiah setara dengan kisaran Rp27,8 jutaan.