"Kalau harga (bensin) naik tetapi barangnya ada, mungkin tidak terlalu masalah. Tetapi ketakutan masyarakat itu kalau barangnya (bensin) susah didapat," tambah Adit saat bertemu GridOto, Senin (11/5/2026).
ALVA sendiri siap mendukung rencana pemerintah mendorong penggunaan kendaraan listrik untuk pangkas impor BBM dan tingkatkan efisiensi energi nasional.
Baca Juga: Murah Banget, Pemilik Motor Listrik di Jakarta Bayar Pajak Tahunan Tak Sampai Rp 50.000
Salah satunya soal kesiapan ALVA dalam memproduksi motor listrik dalam jumlah yang lebih banyak jika terjadinya lonjakan permintaan yang signifikan.
"Kapasitas produksi terpasang di tempat kami itu 100.000 unit per tahun. Namun produksinya saat ini belum segitu," ujarnya.
Namun jika terjadi peningkatan permintaan motor listrik yang menuntut penambahan jumlah produksi, pihak ALVA memastikan siap.
"Karena sejak awal pabrik kami itu sudah didesain bisa diekspansi secara cepat. Jadi memang ada banyak langkah yang bisa diambil untuk meningkatkan jumlah produksi," ungkap Adit.
"Bisa dengan menjalankan overtime, penambahan shift, dan line produksi bisa ditambah lagi. Jadi kami siap," tutupnya.