Mobil Jarang Dicuci Ternyata Bisa Bikin Komponen Ini Cepat Rusak

Fahmy Fauzy Muhammad - Senin, 18 Mei 2026 | 08:00 WIB

Mobil Jarang Dicuci Ternyata Bisa Bikin Komponen Ini Cepat Rusak

GridOto.com - Jangan cuma menganggap mencuci kendaraan hanya sebatas menjaga agar tampilan tetap bersih.

Padahal, mobil yang terlalu lama dibiarkan kotor ternyata bisa memicu kerusakan di beberapa bagian.

Kotoran, debu, air hujan, hingga sisa lumpur yang menempel terlalu lama dapat mempercepat munculnya karat.

Hal tersebut disampaikan Bagas, penanggung jawab bengkel Aji Motor di Pasar Mobil Kemayoran, Jakarta.

Menurutnya, bagian kolong mobil menjadi area yang paling sering luput dari perhatian pemilik kendaraan.

“Kalau kolong jarang dibersihin, lumpur sama air numpuk bikin karatan,” ujar Bagas.

HZ Autodetailing
Proses penyemprotan lapisan anti karat tambahan

Baca Juga: Tangki Mobil Bisa Karatan, Wajib Tahu Ini Sumber Penyebabnya

Selain kolong, bagian body mobil juga bisa terdampak jika kotoran terlalu lama dibiarkan menempel.

Terlebih jika mobil sering terkena air hujan lalu tidak langsung dicuci kembali.

Menurut Bagas, kandungan tertentu pada air hujan dapat merusak lapisan cat jika terus menempel di permukaan body.

“Pasti ada muncul bekas jamur air kalau terlalu lama nggak dicuci, biasanya dari air hujan ya yang kering di bodi,” lanjutnya.

Angga Raditya
Ilustrasi bercak jamur pada cat mobil karena hujan

Baca Juga: Benarkah Karat pada Knalpot Mobil Bisa Picu Kebocoran Gas Buang?

Tidak hanya itu, kotoran burung juga termasuk salah satu penyebab kerusakan cat mobil yang cukup sering terjadi.

Jika dibiarkan terlalu lama, noda tersebut bisa meninggalkan bekas permanen di permukaan cat kendaraan.

YANG LAINNYA