Harga BBM Naik, Mobil Listrik Bekas Mulai Dianggap 'Sexy' Oleh Konsumen

Naufal Shafly - Senin, 4 Mei 2026 | 10:54 WIB

Ilustrasi mobil listrik bekas

GridOto.com – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) mulai memberikan efek ke pasar mobil bekas, termasuk segmen mobil listrik.

Founder Hebo Car, Yoki Gunawan, menyebut ada pengaruh terhadap minat konsumen, meski belum signifikan.

“Dengan naiknya harga BBM, ada pengaruh sedikit ke penjualan mobil listrik. Karena saat harga BBM naik, mobil listrik itu jadi lebih ‘sexy’,” ujar Yoki kepada GridOto.com beberapa hari lalu.

Menurutnya, konsumen kini mulai lebih sadar terhadap biaya operasional kendaraan, terutama jika dibandingkan antara mobil berbahan bakar konvensional dan listrik.

Namun, peningkatan minat terhadap mobil listrik bekas belum bisa dibilang melonjak drastis.

Yoki menjelaskan, keputusan membeli mobil listrik tidak semata-mata didorong oleh faktor penghematan biaya operasional.

“Ada peningkatan, tapi enggak terlalu besar juga," jelasnya.

"Karena pembeli mobil listrik biasanya pertimbangannya bukan hanya hemat biaya operasional, tapi juga soal fasilitas charging, kondisi baterai, garansi, sampai brand,” jelasnya.

Artinya, meski harga BBM naik mampu mendorong awareness masyarakat terhadap mobil listrik bekas, faktor lain tetap menjadi pertimbangan utama sebelum memutuskan pembelian.

Baca Juga: BBM Naik Mobil Bekas Diesel Terpukul, Dari Idola Menjadi Beban

Dengan kata lain, kenaikan harga BBM saat ini lebih berperan sebagai pemicu ketertarikan awal, bukan faktor utama yang langsung mengerek penjualan secara signifikan.

YANG LAINNYA