GridOto.com – Xpeng mencuri perhatian di ajang Auto China 2026 lewat peluncuran SUV bongsor terbarunya, GX.
Namun, model itu disebut belum akan masuk ke Indonesia dalam waktu dekat.
Vice Chairman and President Xpeng, Brian Gu, mengungkapkan bahwa pasar Indonesia memang membutuhkan SUV berukuran besar, tapi tidak sebesar GX.
“Untuk Indonesia, kami memang punya rencana menghadirkan SUV besar. Tapi mungkin tidak sebesar GX, melainkan dengan ukuran dan fitur yang lebih sesuai,” ujarnya saat konferensi pers di Auto China, Jumat (24/4/2026).
Pernyataan ini membuka peluang model lain yang lebih realistis untuk pasar Tanah Air, salah satunya Xpeng G9.
Secara positioning, Xpeng G9 berada di atas G6 dan G7 sebagai SUV listrik berukuran mid-size, yang menyasar segmen keluarga premium.
Model ini pertama kali diperkenalkan pada 2022 dan pernah dipamerkan di ajang GIIAS 2025.
Dari sisi performa, G9 menawarkan pilihan penggerak roda belakang (RWD) dan all-wheel drive (AWD).
Untuk varian tertinggi AWD, tenaga yang dihasilkan mencapai 551 hp dengan torsi 717 Nm, serta akselerasi 0-100 km/jam dalam waktu sekitar 3,9 detik.
Baca Juga: Bukan Cuma Mobil Terbang dan Autonomous Driving, Xpeng Juga Kembangkan Robot Humanoid
Tak hanya bertenaga, G9 juga mengandalkan teknologi pengisian daya cepat.
Baterainya bisa diisi dari 10 hingga 80 persen dalam waktu sekitar 20 menit, menjadikannya cukup praktis untuk penggunaan harian maupun perjalanan jarak jauh.
Menariknya, G9 merupakan salah satu model pertama Xpeng yang sejak awal dikembangkan untuk pasar global.
Produksinya dilakukan di Guangzhou, China, dan juga dirakit di fasilitas Magna Steyr di Austria.
Pada awal 2026, Xpeng juga memberikan penyegaran pada G9, terutama di sektor teknologi.
SUV ini kini dibekali sistem ADAS terbaru dengan dukungan tiga chip AI Turing buatan Xpeng, yang mampu menghasilkan performa komputasi hingga 2.250 TOPS.
Pembaruan tersebut memungkinkan fitur keselamatan aktif seperti AEB dan AES bekerja hingga kecepatan tinggi, sekaligus meningkatkan kemampuan berkendara semi-otonom.
Sementara itu, sistem infotainment juga mendapat peningkatan lewat penggunaan AIOS 6.0, yang menghadirkan asisten berbasis AI dan tampilan antarmuka baru yang lebih intuitif.
Melihat spesifikasi dan positioning tersebut, G9 dinilai lebih mendekati kebutuhan konsumen Indonesia.
Apalagi, Brian Gu juga menyinggung bahwa pasar Indonesia memiliki potensi besar untuk kendaraan keluarga premium, terbukti dari respons positif terhadap model seperti X9.