GridOto.com - Satreskrim Polres Luwu Utara gerak cepat meringkus sopir Toyota Kijang Innova dan dua mobil lain di Jalan Trans Sulawesi, Kappuna, Masamba, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan.
Mereka diamankan setelah Polisi curiga dengan kondisi ketiga mobil yang tersiksa ketika melintas sekitar pukul 05:00 WITA, (29/4/26).
Kasatreskrim Polres Luwu Utara, Iptu Kadek Andi Pradnyadana menyatakan, dalam operasi itu, polisi mengamankan tiga terduga pelaku berinisial RS (46), RA (26), dan AS (33).
"Ketiganya berasal dari Kabupaten Bone dengan latar belakang pekerjaan sebagai wiraswasta dan sopir," kata Andi Pradnyadana saat dikonfirmasi, (29/4/26) melansir Kompas.com.
Selain mengamankan pelaku, petugas juga menyita barang bukti berupa tiga unit mobil yang disikata mengangkut solar subsidi di dalam kabinnya.
"Dari hasil pemeriksaan, ditemukan total 168 jeriken berisi biosolar sebanyak 5 ton lebih yang disimpan di dalam kendaraan tersebut,” ucapnya.
Andi menjelaskan, kasus ini terungkap saat personel Satreskrim Polres Luwu Utara melakukan patroli rutin sekitar pukul 04.00 WITA.
Baca Juga: Interior Toyota Agya Kuning Meleleh di SPBU, Angkut Benda Tak Lazim di Dalam Kabin
Petugas mencurigai ada tiga mobil yang satu di antaranya Kijang Innova melintas dengan muatan tidak wajar.
Kondisi mobil saat itu menurut petugas tampak berat di bagian belakang.
"Setelah dihentikan dan dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan puluhan jeriken berisi biosolar di masing-masing kendaraan," sambung Andi.
"Polisi kemudian langsung mengamankan kendaraan beserta pengemudinya ke Mapolres Luwu Utara untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut," ujarnya.
Menurut Andi, berdasarkan hasil interogasi awal, ratusan jeriken biosolar tersebut merupakan milik RS.
Solar subsidi itu diperoleh dengan cara membeli dari empat pengepul di wilayah Kabupaten Bone.
"Biosolar tersebut rencananya akan dibawa ke Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, untuk dijual kembali dengan harga di atas ketentuan yang ditetapkan pemerintah," tuturnya.
Baca Juga: Fortuner Vampir Hisap Ratusan Liter Solar Subsidi, Sopir Kelabui SPBU Modal Amunisi Ini
Praktik penyalahgunaan BBM subsidi ini berpotensi merugikan negara sekaligus masyarakat yang berhak menerima subsidi.
Saat ini, ketiga terduga pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Polres Luwu Utara guna menjalani proses hukum lebih lanjut.
"Masih dilakukan pendalaman untuk mengungkap kemungkinan adanya jaringan distribusi BBM subsidi ilegal yang lebih luas, termasuk pihak-pihak lain yang diduga terlibat dalam praktik tersebut," terang Andi.