Mobil Bekas Terlaris di Balai Lelang Awal 2026, Double Cabin Diesel Ini Ikutan Banyak Dicari

Irsyaad W - Jumat, 1 Mei 2026 | 11:00 WIB

Deretan mobil yang ada di pool balai lelang JBA cabang Jakarta Raya, Kalideres, Jakbar

GridOto.com - Balai lelang mobil bekas masih menggeliat di kuartal pertama 2026.

Berdasar data JBA Indonesia, hingga kuartal pertama tahun ini telah dilelang lebih dari 40.000 unit mobil bekas.

Angka ini mencerminkan tingginya minat masyarakat terhadap mobil lelang, baik untuk kebutuhan pribadi maupun usaha.

Marketing & Sales Division Head JBA Indonesia, Johan Wijaya mengatakan segmen mobil hemat biaya masih mendominasi pilihan konsumen.

"Kendaraan kategori LCGC dan MPV seperti Toyota Avanza, Toyota Calya, dan Toyota Agya masih cukup diminati karena efisien dalam konsumsi BBM serta mudah dalam perawatan," ujar Johan, dalam keterangannya, (28/4/26) menukil Kompas.com.

Selain itu, ada model double cabin diesel juga ikutan banyak dicari.

"Sementara untuk kebutuhan usaha, kendaraan niaga seperti Daihatsu Gran Max, Mitsubishi Triton, hingga truk juga banyak dicari," kata dia.

Tren ini menunjukkandi tengah dinamika sektor energi, konsumen masih mengutamakan kendaraan yang irit bahan bakar dan mudah dirawat.

Hal ini sekaligus menjadi alasan kuat mengapa mobil bekas di segmen LCGC dan MPV tetap laris di pasar lelang.

Tak hanya itu, kebutuhan kendaraan untuk usaha juga terus meningkat, terutama di sektor distribusi dan logistik.

Baca Juga: Mobil Listrik Bekas Paling Laris di Balai Lelang, Ini Daftar Model dan Harganya

Dok. Otoseken
Ilustrasi Mitsubishi Strada Triton Exceed 4x4 AT tahun 2011

Mobil niaga seperti pikap dan truk menjadi pilihan utama pelaku usaha karena fleksibilitas dan daya angkutnya.

Menariknya, JBA juga mencatat adanya perbedaan preferensi kendaraan di berbagai wilayah Indonesia sepanjang Kuartal pertama 2026 ini.

Di Pulau Jawa, mobil penumpang mendominasi, seperti Toyota Avanza tipe G (1.3 - 1.5), Toyota Calya tipe G 1.2, serta Daihatsu Sigra.

Tingginya mobilitas harian membuat kendaraan irit dan mudah dirawat menjadi favorit.

Sementara itu di Sumatera, permintaan cenderung seimbang antara kendaraan penumpang dan niaga.

Selain Avanza dan Calya, kendaraan seperti Suzuki Carry pikap dan Mitsubishi Colt L300 banyak diminati untuk mendukung sektor logistik dan perkebunan.

Sedangkan di Kalimantan, kebutuhan kendaraan operasional lebih dominan. Model seperti Mitsubishi Canter, Triton double cabin, serta Gran Max pikap menjadi pilihan utama untuk aktivitas industri.

Sedangkan di Sulawesi, tren kembali seimbang antara kendaraan penumpang dan niaga.

Avanza dan Calya tetap populer untuk mobilitas harian, sementara Gran Max pikap digunakan untuk kebutuhan usaha.

Secara keseluruhan, pasar mobil bekas, khususnya di balai lelang pada awal 2026 menunjukkan permintaan yang tetap kuat.

Kombinasi antara harga yang lebih terjangkau, efisiensi, serta kebutuhan usaha membuat mobil bekas, terutama di segmen LCGC, MPV, dan niaga, masih menjadi incaran utama konsumen di berbagai daerah.

YANG LAINNYA