GridOto.com - Ada cerita dua bule kelewat nekat yang melakukan overland sejauh 22.500 kilometer (Km).
Menariknya, Ollie Jenks asal Inggris dan Seth Scott dari Kanada itu sudah melintasi 22 negara naik mobil roda tiga bernama Reliant Robin model 65.
Sebagai info, Reliant Robin sendiri merupakan mobil roda tiga buatan Inggris yang diproduksi sejak 1973 dan berakhir pada 2001 dengan model terakhirnya Robin 65.
Mereka memulai perjalanan dari London hingga Cape Town, Afrika Selatan, demi mencetak rekor perjalanan terpanjang menggunakan mobil beroda tiga asli buatan pabrikan.
Jenks mengaku awalnya ragu saat pertama kali mendengar ide tersebut dari Scott.
Ia menyebut gagasan itu begitu konyol, tetapi justru sulit untuk ditolak, seperti dikutip dari AP News, (22/4/26).
Scott mengusulkan perjalanan lintas benua menggunakan Reliant Robin, mobil roda tiga legendaris asal Inggris.
Mobil itu dikenal sebagai mobil sederhana era 1970-an yang dirancang hanya untuk kebutuhan jarak dekat.
Produksinya telah dihentikan sejak awal 2001-an, tetapi tetap memiliki penggemar setia di Inggris.
Jenks dan Scott menamai mobil mereka 'Sheila', Reliant Robin berwarna perak yang menjadi pusat petualangan.
Baca Juga: Turing Indonesia-Mekah, Rider XMAX Ini Ceritakan Pengalaman Melintasi 12 Negara
Mereka berangkat pada Oktober 2025 dengan perlengkapan terbatas yang diikat di atap mobil.
Mobil tersebut tidak memiliki power steering dan AC, serta memiliki performa buruk di medan menanjak maupun menurun.
Jenks bahkan menyebut kendaraan itu sebagai mobil yang paling tidak cocok untuk perjalanan jauh.
Meski demikian, mereka tetap melanjutkan perjalanan dengan keyakinan besar bisa mencapai tujuan.
Perjalanan tak hanya menghadapi medan berat, tetapi juga situasi berbahaya.
Mereka tiba di Benin saat terjadi upaya kudeta dan melintasi Nigeria utara ketika serangan udara berlangsung.
Lalu saat sampai di Kamerun, mereka bahkan harus dikawal militer sejauh sekitar 480 kilometer.
Selain itu, berbagai kerusakan teknis terus terjadi sepanjang perjalanan.
Sokbreker rusak di awal perjalanan, transmisi bermasalah di Ghana, hingga mesin mobil meledak di Kamerun.
Bantuan dari warga lokal dan komunitas penggemar Reliant menjadi kunci mereka untuk terus melaju.
Baca Juga: Rainer Zietlow Bawa Volkswagen ID. BUZZ Blusukan Jakarta, Jajan Es Cendol Sampai Potong Rambut
Di balik tantangan berat, perjalanan ini juga menghadirkan pengalaman luar biasa.
Sheila melintasi pegunungan, gurun luas, dan kawasan alam liar Afrika.
Mereka bahkan sempat melakukan safari dan melihat satwa liar seperti jerapah, badak, dan gajah dari dekat.
Pengalaman ini menjadi momen langka yang tidak pernah dibayangkan untuk mobil roda tiga seperti Reliant Robin.
Setelah lebih dari 120 hari, Jenks dan Scott akhirnya tiba di Cape Town, Afrika Selatan.
Kondisi Sheila saat itu sudah kritis akibat panas ekstrem di gurun Namibia.
Mobil tersebut kemudian dipamerkan di ruang pamer mobil mewah di Afrika Selatan.
Jenks berencana membawa Sheila kembali ke Inggris untuk ditempatkan di Museum Transportasi London.
Ia mengaku lega berhasil menyelesaikan perjalanan tersebut, meski pengalaman itu terasa seperti mengemudikani 'peti mati bermotor'.