Laporan Utama: Bisnis Lampu Kendaraan Enggak Seterang Cahayanya

Naufal Nur Aziz Effendi - Sabtu, 25 April 2026 | 17:05 WIB

Ilustrasi lampu mobil

Ia juga menjelaskan, pada dasarnya lampu LED saat ini bisa dibedakan dari konstruksi dan sistem optiknya.

Ada yang masih mengandalkan reflektor saja, ada yang sudah menggunakan lensa, hingga kombinasi reflektor dan mekanisme tambahan.

Untuk tipe yang hanya memakai lensa tanpa reflektor konvensional, di pasar aftermarket lebih dikenal sebagai mini laser.

“LED itu ada yang hanya reflektor, ada yang lensa saja, itu biasa disebut mini laser,” jelasnya.

Karakter mini laser, lanjut Denny, umumnya menghasilkan sorotan cahaya yang lebih fokus karena memanfaatkan proyektor lensa.

Pola tembakannya cenderung lebih terarah dibanding LED reflektor biasa.

Selain itu, ada juga jenis yang menurut Denny merupakan pengembangan dari konsep mini laser, namun dengan karakter cahaya menyerupai BiLED. Ia menyebutnya sebagai versi hybrid.

“Kalau yang pakai mangkok reflektor tapi tanpa solenoid, saya pribadi sebutnya hybrid. Low beam-nya pakai mangkok jadi cut off-nya seperti BiLED, tapi high beam-nya tanpa mangkok,” ujarnya.

Dok. CV SPN
Projie biled Autovision Dakar

Baca Juga: Tidak Bisa Dibandingkan, Ini Beda Lampu Tembak BiLED dan Mini Laser

Secara istilah, Denny mengakui belum ada penyebutan baku di industri untuk model tersebut.

“Saya sih sebutnya mini laser hybrid. Enggak ada penyebutan khusus sebenarnya, cuma menurut saya karena mini laser tapi cahayanya seperti BiLED,” tambahnya.

Sementara itu, BiLED (Bipolar LED) sendiri merupakan sistem yang menggunakan mangkok reflektor sekaligus solenoid.

Mekanisme solenoid ini berfungsi mengatur perpindahan antara low beam dan high beam dalam satu proyektor, sehingga distribusi cahaya bisa berubah secara mekanis.

“Kalau BiLED itu mangkok plus solenoid,” tegasnya.

Lebih lanjut Denny menjelaskan, lini produk lampu tambahan Duromoto saat ini tersebar di kategori mini laser dan hybrid.

Untuk tipe mini laser, tersedia model X3 dan X1ME. Sementara di kategori hybrid ada MB1 dan dalam waktu dekat akan menyusul MB3.

“Yang mini laser ada X3 sama X1ME. Yang hybrid ada MB1, nanti ada MB3,” sebutnya.

Duromoto
Duromoto MB1, lampu tambahan berjenis mini laser hybrid dengan output cahaya seperti biled

Baca Juga: Osram Berkolaborasi Dengan Duromoto Hadirkan Dua Lampu Tembak Biled

Untuk produk BiLED murni, Duromoto saat ini belum memilikinya dalam lini reguler.

Namun, perusahaan memiliki produk hasil kolaborasi dengan Osram yang sudah mengusung teknologi BiLED sekaligus memiliki fitur waterproof.

“Yang BiLED kami belum ada sendiri. Adanya produk kolaborasi dengan Osram, itu yang murni BiLED waterproof,” pungkas Denny.

Jadi secara simpel perbedaan utama pada keempat lampu ini terletak pada teknologi optik dan pola cahayanya.

Pertama LED adalah dioda pemancar cahaya dasar, kemudian BiLED adalah LED dengan lensa proyektor untuk cut-off rapi sehingga anti silau.

Sedangkan, mini laser adalah lampu tembak fokus tinggi dengan lensa kecil, kemudian laser (diode) menghasilkan cahaya intensitas tinggi terfokus.

Cahaya yang dihasilkan BiLED akan lebih menyebar, sementara mini laser sangat terfokus. (Wisnu).

Artikel ini telah tayang di Tabloid OTOMOTIF Edisi 43-XXXV 5 Maret 2026

YANG LAINNYA