Sopir Lupa Diri, Isuzu Panther Pelat Merah Milik Satpol PP DKI Parkir di Lokasi Terlarang

Irsyaad W - Jumat, 24 April 2026 | 12:30 WIB

Isuzu Panther dinas pelat merah milik Satpol PP DKI Jakarta yang parkir di atas trotoar

Baca Juga: Cara Mbah Subadri Usir Pemotor Jajah Trotoar di Kramat Jati, Pagi Sore Angon Ular Piton Gede

IG/@ijoeel
Isuzu Panther dinas pelat merah B 9110 QU parkir di atas trotoar jalan, tepat di depan kantor Satpol PP DKI Jakarta, Kebon Sirih, Jakarta Pusat

"Padahal poinnya adalah ada pelanggaran di depan kantor instansi yang bertugas menjalankan/memastikan peraturan diterapkan," lanjutnya.

Ia sempat berniat mengempiskan ban kendaraan tersebut, namun mengurungkan niat setelah melihat respons petugas yang tampak bingung.

Tak lama kemudian, salah satu petugas memanggil rekannya dari dalam kantor.

Petugas yang datang kemudian menjelaskan area parkir di dalam kantor sedang penuh karena adanya kegiatan rapat, sehingga kendaraan terpaksa diparkir di luar.

Meski demikian, Ijoel menilai alasan tersebut tidak bisa membenarkan pelanggaran penggunaan trotoar.

"Apalagi itu di depan kantor pusatnya Satpol PP DKI Jakarta, yang semestinya merespons warga dengan baik dan memberi contoh yang baik dari lingkungan sendiri,” ungkap Ijoel.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Satriadi Gunawan, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kejadian tersebut.

IG/@ijoeel
Isuzu Panther dinas pelat merah B 9110 QU milik Satpol PP DKI Jakarta parkir di atas trotoar depan kantor Satpol PP DKI Jakarta, Kebon Sirih, Jakarta Pusat.

"Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan masyarakat terkait kendaraan operasional patroli yang terparkir di atas trotoar," ujar Satriadi.

Menurut Satriadi, kepercayaan masyarakat harusnya dibangun dengan memberikan contoh yang baik. Bukan hanya sebatas imbauan saja.

Satriadi juga memastikan anggota yang terlibat telah dipanggil dan diberikan sanksi.

"Anggota yang bersangkutan telah dipanggil pimpinan, diberikan pembinaan dan surat peringatan sebagai bentuk evaluasi," kata dia.

Ia menambahkan, pihaknya akan menjadikan kejadian ini sebagai bahan evaluasi agar ke depan tidak terulang kembali.

YANG LAINNYA