Begitu juga kalau suhu mesin yang berada di atas 95 derajat, kondisi ini disebut panas berlebih alias overheat.
"Overheat sangat berbahaya bagi komponen mesin yang terbuat dari logam karena akan mengalami pemuaian sangat tinggi," bilang Andy.
Pemuaian komponen yang sangat tinggi ini bisa menyebabkan perubahan bentuk komponen internal mesin sehingga tidak bisa bergerak.
"Kalau overheat kalau parah pasti piston 'ngancing' atau macet di dalam silinder, mesin mobil bisa berhenti bekerja," ungkapnya.
Selain itu, perubahan bentuk komponen bisa terjadi pada permukaan silinder head atau silinder blok yang menjadi tidak rata.
Itulah sebabnya kenapa mesin mobil bekas wajib selalu dalam suhu ideal.
Baca Juga: Begini Cara Menyelaraskan Roda Mobil Bekas Setelah Servis Power Steering