Jangan Tertipu Murah! Cek Pajak Bisa Hemat Jutaan Saat Beli Mobil Bekas

Ferdian - Minggu, 19 April 2026 | 12:55 WIB

Ilustrasi mobil bekas di bursa

GridOto.com - Saat berburu mobil bekas, kebanyakan pembeli fokus ke kondisi mesin dan tampilan fisik.

Padahal ada satu hal penting yang harus dicatat yakni pajak kendaraan.

Padahal, riwayat administrasi jadi aspek penting untuk memastikan tak ada “utang lama” yang harus ditanggung setelah transaksi dilakukan.

Menurut Gazoel Amin, pemilik Bantu Cek, pengecekan riwayat pajak bisa memberikan gambaran awal mengenai kepatuhan pemilik sebelumnya sekaligus potensi biaya tambahan yang mungkin muncul.

“Riwayat pajak itu penting, karena dari situ kita bisa tahu apakah kendaraan tersebut rutin dibayarkan kewajibannya atau justru menunggak. Kalau ada tunggakan, tentu akan jadi beban bagi pemilik baru,” kata Amin menukil Kompas.com, Sabtu (18/4/2026).

Masalahnya, tidak semua pembeli menyadari hal ini sejak awal. Padahal, pengecekan status pajak kini bisa dilakukan dengan mudah tanpa harus datang ke kantor Samsat.

Calon pembeli cukup mengakses situs resmi Samsat sesuai daerah kendaraan, atau menggunakan layanan digital seperti aplikasi Samsat Digital Nasional (SIGNAL) yang memungkinkan pengecekan hingga pembayaran pajak dilakukan secara daring.

Selain itu, di beberapa wilayah, pengecekan juga masih dapat dilakukan melalui layanan pesan singkat (SMS) maupun e-Samsat yang disediakan pemerintah daerah.

Baca Juga: Tiga Benda Ini Wajib Ada Di Dalam Mobil Bekas Kesayangan Saat Hujan

(SIGNAL) dengan mudah(samsatdigital.id)
Cara bayar pajak motor online lewat aplikasi Samsat Digital Nasional

Pengguna hanya perlu memasukkan nomor polisi kendaraan untuk melihat informasi status pajak, masa berlaku, hingga besaran yang harus dibayarkan.

“Pastikan data yang muncul sesuai, seperti merek, tipe, dan tahun kendaraan. Kalau ada ketidaksesuaian, sebaiknya ditelusuri lebih lanjut karena bisa jadi ada masalah administrasi,” ujar Amin.

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa tunggakan pajak tidak hanya sebatas nominal tahunan, tetapi juga dapat mencakup denda keterlambatan yang jumlahnya tidak sedikit.

Dalam beberapa kasus, total biaya yang harus dibayar bahkan bisa mencapai jutaan rupiah.

Karena itu, calon pembeli disarankan untuk memasukkan komponen pajak tertunggak ke dalam perhitungan negosiasi harga.

Dengan begitu, keputusan membeli mobil bekas bisa lebih terukur dan tidak berujung pada biaya tambahan yang sebenarnya dapat diantisipasi sejak awal.

YANG LAINNYA