Nikmatnya Naik Maxus Mifa9, Langsung Serasa Jadi Seorang CEO

Antonius Yuliyanto - Jumat, 17 April 2026 | 23:32 WIB

Maxus Mifa9, luxury MPV yang harganya lebih terjangkau dibanding rival, tapi tidak kalah mewah

GridOto.com – Salah satu peserta dari Parade Chindo adalah Maxus Mifa9. Mobil yang masuk sebagai luxury MPV, sehingga cocok untuk seorang CEO, tapi secara harga tergolong kompetitif untuk kelasnya.

Sebagai gambaran, harga Maxus Mifa9 ini hanya Rp 888 juta on the road (OTR) Jakarta, masih lebih terjangkau dibanding rival sesama luxury MPV dari Cina, seperti Denza D9 yang kisaran Rp 950 juta, atau Xpeng X9 yang lebih dari Rp 1,2 miliar.

Daya tarik berikutnya dari Maxus Mifa9 adalah desain yang sesuai dengan kelasnya, tampangnya tidak neko-neko namun berkesan mewah, dengan bentuk boxy dengan sentuhan krom di beberapa bagian seperti halnya Denza D9 atau Toyota Alphard. Beda dengan Xpeng X9 yang malah terlalu atraktif berkesan robotik, sehingga malah jauh dari kesan mewahnya.

Keunggulan berikutnya dari Maxus Mifa9 tentu dari sisi kenyamanan. Sebagai sebuah luxury MPV, maka wajar jika di bagian interior baris kedua yang lebih diutamakan.

Ya layaknya tunggangan seorang CEO, yang tentu akan lebih banyak duduk di tengah untuk istirahat atau sambil membuka tablet atau laptop untuk mengecek pekerjaan, makanya di kursi baris kedua andalkan captain seat yang tentu elektrik.

Aant/GridOto.com
Captain seat di Maxus Mifa9, sangat nyaman diduduki dan ada fitur pijatnya

Captain seat di Maxus Mifa9 ini bisa dibilang mampu menyuguhkan kenyamanan ekstra, karena bukan hanya bisa direbahkan sehingga penumpang bisa santai maksimal, namun juga dilengkapi dengan fitur pijat, pendingin dan pemanas.

Jadi ketika seorang CEO habis meeting dan merasa lelah, dalam perjalanan menuju tempat meeting berikutnya atau pulang bisa beristirahat dengan nyaman.

Yang menarik, untuk kontrol kursi baris kedua ini mengandalkan layar sentuh yang tersedia di bagian armrest sisi luar yang dekat kedua pintu.

Di dalamnya terdapat menu untuk mengatur mode kursinya untuk maju, mundur, kiri dan kanan, sampai mode extend yang untuk mode kursi memanjang maksimal. Dan terdapat menu untuk mengatur pendingin, pemanas dan pijat (massage).

Malah mode pijatnya pun sangat beragam yang mampu memberikan rasa pijatan pada area punggung yang berbeda. Antara lain ada pulse, wave, walk, single, comfort, butterfly, weist dan snake.

Aant/GridOto.com
Panoramic roof milik Maxus Mifa9, yang menambah kesan mewah dan lapang area kabin

Yang juga bisa diatur dari layar sentuh tersebut adalah AC, audio dan juga termasuk ambient light di bagian pintu dan dasbor. Seru ya!

Berikut penunjang kenyamanan bagi penumpang baris kedua adalah tersedianya meja yang tentunya terletak di bagian belakang jok baris pertama.

Oiya mejanya sangat solid dengan dudukan yang kuat, jadi aman saat dipakai untuk meletakkan tablet atau barang lainnya.

Fitur penunjang produktivitas sang CEO tentunya juga terdapat power outlet model USB, yang berada di balik armrest sebelah dalam, jadi selama perjalanan gadget tidak akan kehabisan baterai.

Selanjutnya terdapat beberapa cup holder, yaitu ada di bagian depan armrest dan di bagian pintu.

Tidak berhenti di situ, Maxus Mifa9 juga punya fitur yang menambah kesan mewah serta kesan kabin yang lebih lapang, yaitu panoramic roof yang bisa dibuka lebar. Jadi ketika melakukan perjalanan ke daerah pegunungan yang udaranya sejuk, bisa dibuka agar udara bisa masuk.

Popo/GridOto.com
Duduk di jok baris kedua Maxus Mifa9, langsung serasa seperti seorang CEO, hehee...

Yang kurang dari Maxus Mifa9 ini belum dilengkapi dengan fitur hiburan untuk kursi baris kedua, belum ada layar yang biasanya terpasang di atap atau di bagian belakang kursi depan. Mungkin sang CEO lebih diarahkan untuk istirahat rebahan sambil dipijat saja ya? Hehee...

Oiya sedikit menilik tentang penggerak, Maxus Mifa9 adalah kendaraan listrik murni (BEV) yang dibekali baterai berkapasitas 90 kWh dengan klaim daya jelajah 520 km (NEDC).

Pengisian ulang baterai sudah bisa fast charging DC, 30-80% klaimnya hanya perlu waktu 30 menit saja.

Motor listriknya terpasang di roda dengan dengan tenaga maksimal sekitar 241 dk (180 kW), sedang torsi maksimalnya 350 Nm.

YANG LAINNYA