Perbaikan proses manufaktur hingga distribusi menjadi kunci agar beban biaya tidak diteruskan ke konsumen maupun jaringan dealer.
“Itu mungkin bisa di-absorb dengan beberapa improvement yang dilakukan di dalam manufaktur proses dan juga di dalam distributor proses, dan tidak akan membebankan dealer juga,” jelasnya.
Lebih lanjut, Hyundai juga belum menetapkan batas waktu terkait kebijakan menahan harga ini.
Fokus utama perusahaan saat ini adalah menjaga daya beli konsumen sekaligus stabilitas industri otomotif nasional.
“Kami akan terus lakukan demi customer kami, jadi biar otomotif industri kita tetap stabil,” ucapnya.
Di sisi lain, kenaikan harga plastik sendiri dipicu oleh faktor global.
Konflik geopolitik di Timur Tengah, khususnya yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran, berdampak pada terganggunya jalur distribusi energi dunia, termasuk di Selat Hormuz yang menjadi salah satu jalur vital perdagangan minyak mentah.
Kondisi tersebut berimbas pada pasokan bahan baku industri petrokimia yang merupakan dasar produksi plastik.